FrieslandCampina Bakal Akuisisi Saham Pengendali Ultrajaya

Editor Ari Armansyah
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Otakonline.com - Jakarta, Royal FrieslandCampina NV mengumumkan rencana akuisisi saham PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ). Melalui transaksi ini, perusahaan susu asal Belanda tersebut akan menjadi pemegang saham pengendali Ultrajaya.

FrieslandCampina bakal menjadi pemegang saham pengendali Ultrajaya. Simak rencana akuisisi dan dampaknya bagi bisnis susu Indonesia.

Rencana tersebut menjadi bagian dari kemitraan strategis antara FrieslandCampina dan Ultrajaya. Sementara itu, Frisian Flag Indonesia (FFI) akan masuk sebagai bagian dari Grup Ultrajaya setelah transaksi selesai.

Langkah tersebut sejalan dengan misi FrieslandCampina untuk memperluas jangkauan pasar anak dan keluarga di Asia. Selain itu, kerja sama ini memperkuat posisi bisnis susu FrieslandCampina di Indonesia.

FrieslandCampina Bakal Jadi Pengendali Ultrajaya

FrieslandCampina menyampaikan rencana akuisisi tersebut melalui keterangan tertulis pada Jumat, 18 September 2026. Perusahaan menjelaskan bahwa transaksi akan membuatnya memperoleh saham pengendali di Ultrajaya.

Namun, status tersebut baru berlaku setelah seluruh proses transaksi selesai. Dewan Anggota FrieslandCampina juga telah menyetujui rencana tersebut.

Dewan Anggota itu mewakili para peternak sapi perah anggota FrieslandCampina. Para peternak tersebut secara kolektif memiliki FrieslandCampina melalui koperasi.

FrieslandCampina melihat kerja sama ini sebagai bagian dari penguatan bisnis susu di Asia. Karena itu, perusahaan mengarahkan kemitraan tersebut untuk mendukung perkembangan pasar Indonesia.

Status Ultrajaya Tetap Perusahaan Terbuka

Meskipun FrieslandCampina akan menjadi pemegang saham pengendali, Ultrajaya tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka di Indonesia.

Dengan demikian, rencana akuisisi tersebut tidak mengubah status Ultrajaya sebagai emiten. Perusahaan juga memastikan keberlanjutan kepemimpinan lokal dalam menjalankan bisnisnya.

Salah satu pendiri Ultrajaya, Sabana Prawirawidjaja, akan tetap menjalankan peran sebagai Direktur Utama Ultrajaya. Posisi tersebut menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pengelolaan perusahaan.

Selain itu, keluarga Prawirawidjaja akan tetap memiliki kepemilikan signifikan dalam Ultrajaya untuk jangka panjang. Dengan demikian, keluarga pendiri masih memiliki keterlibatan dalam perjalanan perusahaan setelah transaksi.

Frisian Flag Indonesia Masuk Grup Ultrajaya

Kemitraan strategis tersebut juga membawa perubahan pada posisi Frisian Flag Indonesia. FFI akan menjadi bagian dari Grup Ultrajaya setelah transaksi akuisisi selesai.

FrieslandCampina menyebut langkah tersebut sebagai upaya menggabungkan kepemimpinan lokal dengan kemitraan jangka panjang. Keduanya juga memiliki fokus yang sama terhadap pasar susu Indonesia.

Sementara itu, integrasi FFI dengan Grup Ultrajaya dapat memperkuat aktivitas bisnis susu FrieslandCampina di Indonesia. Perusahaan juga melihat Asia sebagai kawasan dengan pasar yang terus berkembang.

FrieslandCampina menjalankan bisnis susu melalui berbagai pasar di Asia. Karena itu, kerja sama dengan Ultrajaya menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan bisnis tersebut.

Fokus pada Konsumen Indonesia

FrieslandCampina dan Ultrajaya juga menempatkan konsumen Indonesia sebagai salah satu fokus utama kerja sama. Kedua perusahaan memiliki komitmen terhadap produk susu bergizi dan berkualitas tinggi.

Selain itu, pasar anak dan keluarga menjadi bagian dari perhatian FrieslandCampina dalam menjalankan strategi tersebut. Perusahaan ingin memperkuat jangkauan produk susu bagi segmen konsumen tersebut di Asia.

Namun, rencana akuisisi belum langsung mengubah status kepemilikan Ultrajaya pada saat pengumuman. FrieslandCampina menegaskan bahwa posisi sebagai pemegang saham pengendali baru berlaku setelah transaksi selesai.

Karena itu, penyelesaian transaksi menjadi tahapan penting dalam proses akuisisi. Setelah transaksi selesai, FrieslandCampina akan menjalankan perannya sebagai pemegang saham pengendali Ultrajaya.

Dampak Strategis bagi Bisnis Susu

Kemitraan antara FrieslandCampina dan Ultrajaya mempertemukan dua perusahaan dengan pengalaman panjang dalam bisnis susu. Selain itu, kehadiran FFI di dalam Grup Ultrajaya dapat memperluas hubungan bisnis kedua perusahaan di Indonesia.

Di sisi lain, Ultrajaya tetap mempertahankan status sebagai perusahaan terbuka. Sabana Prawirawidjaja juga tetap menjalankan perannya sebagai Direktur Utama.

Struktur tersebut menunjukkan adanya kombinasi antara kepemilikan strategis FrieslandCampina dan keberlanjutan kepemimpinan lokal. Sementara itu, keluarga Prawirawidjaja tetap mempertahankan kepemilikan signifikan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, rencana transaksi tidak hanya berkaitan dengan perubahan pemegang saham pengendali. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi FrieslandCampina dalam mengembangkan bisnis susu di Asia.

Apa yang Berubah Setelah Akuisisi?

Setelah transaksi selesai, sejumlah perubahan utama akan mengikuti struktur baru tersebut, antara lain:

  • FrieslandCampina menjadi pemegang saham pengendali Ultrajaya.
  • Frisian Flag Indonesia menjadi bagian dari Grup Ultrajaya.
  • Ultrajaya tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka di Indonesia.
  • Sabana Prawirawidjaja tetap menjabat sebagai Direktur Utama Ultrajaya.
  • Keluarga Prawirawidjaja tetap menjadi pemegang saham signifikan jangka panjang.
  • FrieslandCampina memperkuat strategi bisnis susu di pasar Asia.

Pada akhirnya, akuisisi ini menjadi langkah strategis FrieslandCampina untuk memperkuat bisnis susu di Indonesia. Sementara itu, Ultrajaya tetap mempertahankan status perusahaan terbuka serta kepemimpinan Sabana Prawirawidjaja.

Kesimpulan

FrieslandCampina berencana mengakuisisi saham pengendali PT Ultrajaya Milk Industry Tbk. Transaksi tersebut masih menunggu penyelesaian sebelum FrieslandCampina resmi menjadi pemegang saham pengendali.

Selain itu, Frisian Flag Indonesia akan masuk ke dalam Grup Ultrajaya. Namun, Ultrajaya tetap menjadi perusahaan terbuka dan Sabana Prawirawidjaja tetap memimpin perusahaan sebagai Direktur Utama.

Kerja sama ini sekaligus memperkuat strategi FrieslandCampina dalam mengembangkan bisnis susu di Asia, terutama untuk menjangkau konsumen anak dan keluarga di Indonesia.