Otakonline.com - Berlin, Lenovo memperluas ekosistem AI personal Lenovo & Motorola Qira ke lebih banyak perangkat. Dukungan terbaru mencakup PC dengan memori 16GB, smartphone Motorola, tablet berbasis AI Now, hingga perangkat wearable.
Perluasan tersebut Lenovo umumkan dalam ajang Lenovo Innovation World yang berlangsung bersamaan dengan IFA 2026 di Berlin. Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem AI personal perusahaan setelah Lenovo memperkenalkan Qira pada Tech World dan MWC awal tahun.
Kini, Lenovo & Motorola Qira tidak hanya menyasar perangkat dengan konfigurasi memori tinggi. Lenovo juga membuka akses ke PC berkapasitas RAM 16GB. Selain itu, perusahaan memperluas jangkauan Qira ke perangkat seluler dan wearable yang kompatibel.
Lenovo Qira Kini Mendukung PC 16GB
Lenovo memperluas dukungan Qira ke PC dengan kapasitas memori 16GB. Sebelumnya, akses ekosistem AI tersebut berfokus pada konfigurasi perangkat dengan kapasitas memori lebih tinggi.
Perluasan ini membuat lebih banyak pengguna PC Lenovo dapat mengakses fitur AI personal. Hingga kini, Lenovo & Motorola Qira telah hadir pada lebih dari 80 konfigurasi PC komersial dan konsumen.
Selain PC, ekosistem tersebut juga mencakup sejumlah tablet dan smartphone. Lenovo kemudian memperluas jangkauan Qira ke pasar internasional secara bertahap.
Pengguna PC Lenovo yang kompatibel dapat mengunduh aplikasi Qira melalui situs resmi Lenovo. Sementara itu, perangkat Lenovo yang akan hadir pada periode berikutnya dapat membawa aplikasi tersebut secara bawaan.
Dengan dukungan yang lebih luas, Lenovo menempatkan Qira sebagai bagian dari pengalaman penggunaan perangkat sehari-hari. Ekosistem ini tidak hanya berfokus pada satu perangkat, tetapi juga mencoba menghubungkan aktivitas pengguna di berbagai perangkat.
Motorola Qira Masuk ke Lebih Banyak Perangkat
Di sektor seluler, Lenovo membawa Motorola Qira ke sejumlah perangkat Motorola yang memenuhi syarat. Perluasan tersebut mencakup seri edge, signature, dan razr seiring bergulirnya pembaruan Android 17.
Selain perangkat yang baru mendapatkan dukungan, pembaruan juga menyasar smartphone yang sebelumnya sudah memiliki moto ai. Tablet berbasis AI Now turut masuk dalam perluasan ekosistem tersebut.
Dengan demikian, pengguna dapat mengakses pengalaman AI yang lebih konsisten pada perangkat berbeda. Aktivitas yang sebelumnya berjalan secara terpisah dapat terhubung melalui ekosistem Qira.
Lenovo juga memperluas Qira ke perangkat wearable untuk pertama kalinya. Integrasi tersebut hadir melalui moto watch ultra.
Pengguna dapat mengakses pengetahuan lintas perangkat melalui jam tangan tersebut. Mereka dapat mengangkat pergelangan tangan atau menggunakan perintah suara untuk berinteraksi dengan Qira.
Integrasi Qira Menjangkau Layanan Produktivitas
Lenovo juga menggandeng Workato untuk memperluas kemampuan Qira. Kolaborasi tersebut memungkinkan Lenovo & Motorola Qira terhubung dengan sejumlah layanan produktivitas populer.
Beberapa layanan yang masuk dalam integrasi itu meliputi:
- Gmail
- Google Calendar
- Google Contacts
- Slack
- Outlook Mail
- Outlook Calendar
Integrasi tersebut memungkinkan Qira menghubungkan berbagai aktivitas pengguna dalam satu pengalaman. Karena itu, pengguna tidak harus selalu berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain untuk mengakses informasi tertentu.
Salah satu fitur yang mendapat perhatian adalah Catch Me Up. Fitur ini dapat menyatukan rangkuman notifikasi yang memiliki prioritas dan membantu pengguna mengambil tindakan dari satu antarmuka.
Selain itu, integrasi dengan Notion memungkinkan pengguna mengakses dan menyunting proyek secara langsung. Qira juga memperluas integrasi dengan Perplexity untuk mendukung kebutuhan riset mendalam dan pencarian referensi visual.
Qira Mengandalkan Arsitektur Local-First
Lenovo & Motorola Qira mengusung arsitektur hibrida dengan pendekatan local-first. Sistem ini menempatkan pemrosesan pada perangkat sebagai bagian penting dari pengalaman AI.
Sebagian besar proses berlangsung langsung di perangkat atau on-device. Sementara itu, sistem menyimpan basis pengetahuan personal pengguna secara lokal dengan enkripsi.
Namun, beberapa kebutuhan tetap dapat memerlukan pemrosesan berbasis cloud. Dalam kondisi tersebut, sistem hanya mengirim konteks dan perintah yang relevan melalui jalur terenkripsi.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari rancangan Lenovo untuk menghadirkan AI personal yang terhubung tanpa selalu bergantung pada pemrosesan cloud. Dengan begitu, pengalaman AI dapat memanfaatkan kemampuan perangkat sekaligus layanan berbasis cloud ketika diperlukan.
Lenovo Ingin Qira Berperan Lebih Aktif
Dan Dery, Vice President of AI Ecosystem Lenovo, mengatakan AI personal seharusnya tidak sekadar menjadi aplikasi pasif yang menunggu perintah.
Menurut Dery, AI personal idealnya memahami kebutuhan individu dan mengikuti aktivitas pengguna di berbagai perangkat. Sistem tersebut juga perlu membantu mengoordinasikan tindakan melalui agen serta layanan yang dipilih pengguna.
Pandangan tersebut terlihat dalam arah pengembangan Qira yang semakin terhubung. Ekosistem ini menggabungkan PC, smartphone, tablet, wearable, serta layanan produktivitas dalam satu pengalaman.
Selain itu, integrasi lintas perangkat membuat Qira tidak hanya berfungsi sebagai fitur AI pada satu produk. Pengguna dapat berinteraksi dengan ekosistem tersebut melalui berbagai perangkat yang mereka gunakan sehari-hari.
Peluncuran Qira Berlangsung Bertahap
Lenovo akan menghadirkan fitur dan perangkat Qira secara bertahap. Ketersediaannya bergantung pada wilayah, konfigurasi perangkat keras, serta pembaruan perangkat lunak.
Perusahaan juga berencana memperluas dukungan bahasa hingga akhir 2026. Selain itu, Lenovo ingin membawa Qira ke lebih banyak bentuk perangkat atau form factor.
Perluasan tersebut menunjukkan bahwa Lenovo & Motorola Qira memasuki tahap pengembangan yang lebih luas. Dukungan terhadap PC 16GB menjadi salah satu langkah penting untuk membuka akses ke lebih banyak pengguna.
Sementara itu, masuknya Qira ke smartphone Motorola, tablet, dan moto watch ultra memperluas peran ekosistem tersebut. Pada akhirnya, Lenovo ingin menghadirkan pengalaman AI yang dapat mengikuti aktivitas pengguna dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
