Asal Usul Simbol @ di Email yang Jarang Diketahui

OtakOnline.com, Jakarta - Asal usul simbol @ di email ternyata memiliki sejarah panjang yang sudah dimulai sejak ratusan tahun lalu. Simbol yang kini identik dengan alamat email modern itu awalnya tidak berhubungan dengan internet maupun teknologi digital.


Asal Usul Simbol @ di Email yang Jarang Diketahui

Saat ini, simbol @ menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat digital. Hampir semua pengguna internet memakai simbol tersebut saat mengirim email, membuat akun media sosial, hingga melakukan komunikasi online setiap hari.

Namun di balik popularitasnya, banyak orang belum mengetahui bagaimana perjalanan simbol @ hingga akhirnya menjadi ikon utama dalam dunia internet modern. Sejarahnya bahkan bermula dari perdagangan anggur di Eropa pada abad ke-16.

Asal Usul Simbol @ di Email Bermula dari Tahun 1536

Menurut catatan sejarah yang dikutip dari Smithsonian Magazine, simbol @ pertama kali ditemukan dalam sebuah surat perdagangan pada tahun 1536. Surat tersebut ditulis oleh seorang pedagang asal Florence, Italia.

Pada masa itu, simbol @ digunakan sebagai penanda satuan anggur yang dikirim menggunakan guci tanah liat besar. Fungsi simbol tersebut masih sangat sederhana dan belum berkaitan dengan dunia teknologi.

Selain itu, beberapa teori menyebut simbol @ berasal dari kata Latin “ad”. Kata tersebut berarti “kepada” atau “di”. Para juru tulis abad pertengahan diyakini memakai simbol itu untuk mempercepat proses penyalinan dokumen manual.

Karena pekerjaan menyalin dokumen dilakukan secara tangan, mereka membutuhkan singkatan yang praktis agar penulisan lebih cepat. Simbol @ pun dianggap efisien dan mudah digunakan.

Beberapa penelitian juga menemukan simbol serupa dalam manuskrip kuno Eropa. Meski begitu, para ahli sejarah masih memperdebatkan asal pasti simbol tersebut karena bukti yang tersedia belum sepenuhnya kuat.

Simbol @ Mulai Dipakai di Dunia Bisnis

Memasuki abad ke-19, simbol @ mulai populer di dunia perdagangan dan akuntansi. Banyak pelaku bisnis menggunakan tanda tersebut untuk mencatat harga barang dalam transaksi penjualan.

Contohnya seperti:

  • 10 barang @ USD 5
  • 20 buku @ USD 2
  • 5 kotak @ USD 10

Penggunaan tersebut membuat simbol @ semakin dikenal masyarakat luas. Selain itu, simbol ini akhirnya dimasukkan ke dalam mesin tik modern karena sering dipakai dalam aktivitas bisnis.

Di sisi lain, simbol @ dianggap sangat praktis karena mampu menggantikan kata “at” dalam bahasa Inggris. Karena itu, penggunaannya terus bertahan hingga era komputer mulai berkembang.

Ray Tomlinson Mengubah Simbol @ Jadi Ikon Internet

Perjalanan besar simbol @ dimulai pada tahun 1971. Saat itu, ilmuwan komputer bernama Ray Tomlinson sedang mencari solusi untuk menghubungkan pengguna komputer yang berbeda melalui jaringan Arpanet.

Arpanet sendiri merupakan proyek jaringan komputer yang dikembangkan pemerintah Amerika Serikat dan menjadi cikal bakal internet modern.

Kala itu, komputer belum saling terhubung seperti sekarang. Setiap pengguna biasanya hanya terhubung dengan satu mesin mainframe melalui sambungan telepon dan mesin teletype.

Tomlinson kemudian menghadapi tantangan penting. Ia harus mencari cara agar pesan dapat dikirim antar pengguna di komputer berbeda.

Mengapa Ray Tomlinson Memilih Simbol @?

Tomlinson membutuhkan simbol pemisah antara nama pengguna dan nama komputer dalam alamat email. Simbol tersebut tidak boleh sering digunakan dalam sistem komputer agar tidak membingungkan perangkat.

Akhirnya, matanya tertuju pada simbol @ yang berada di atas huruf P pada mesin teletype Model 33 miliknya.

Menurut Tomlinson, pilihan simbol saat itu sangat terbatas. Ia tidak ingin memakai tanda yang sudah umum digunakan seperti koma atau tanda seru.

Karena itu, simbol @ dianggap paling cocok untuk dipakai dalam sistem alamat email. Selain jarang digunakan, simbol tersebut juga memiliki arti “at” atau “di”.

Format alamat email modern pun akhirnya lahir, yaitu:

  • nama pengguna @ nama komputer
  • user @ server
  • akun @ domain

Konsep sederhana tersebut kemudian menjadi standar global dalam komunikasi digital hingga sekarang.

Email Pertama Jadi Awal Revolusi Digital

Setelah menentukan simbol @, Ray Tomlinson mencoba mengirim email pertama di dunia kepada dirinya sendiri. Ia menggunakan dua mesin teletype yang terhubung melalui jaringan Arpanet.

Menariknya, Tomlinson mengaku lupa isi email pertama yang ia kirim. Namun, percobaan sederhana itu berhasil membuka jalan bagi revolusi komunikasi internet dunia.

Sejak saat itu, simbol @ berubah menjadi bagian penting dalam teknologi digital. Tidak hanya dipakai di email, simbol tersebut juga digunakan dalam media sosial dan berbagai platform online lainnya.

Berikut penggunaan simbol @ yang paling umum saat ini:

  • Alamat email
  • Mention akun media sosial
  • Sistem login digital
  • Komunikasi bisnis online
  • Identitas akun pengguna

Kini, hampir mustahil membayangkan internet tanpa simbol @. Simbol kecil yang dulu dipakai pedagang anggur itu akhirnya menjadi penghubung utama miliaran manusia di era digital modern.

0 Komentar Untuk "Asal Usul Simbol @ di Email yang Jarang Diketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel