IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, 537 Saham Berakhir Hijau
OtakOnline.com - HSG ditutup menguat 1,96 persen pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Setelah sempat bergerak di zona merah pada awal sesi, indeks berhasil berbalik arah hingga menutup perdagangan di level 5.999,03.
Penguatan tersebut menjadi angin segar bagi pelaku pasar setelah beberapa hari terakhir indeks mengalami tekanan. Sentimen positif mendorong mayoritas saham bergerak naik hingga akhir perdagangan.
Selain itu, saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut memberikan kontribusi terhadap penguatan indeks. Sejumlah emiten perbankan dan infrastruktur mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen di Akhir Perdagangan
Berdasarkan data perdagangan, IHSG mengakhiri sesi dengan kenaikan 1,96 persen ke posisi 5.999,03. Padahal, pada awal perdagangan indeks sempat turun ke level 5.864,00 sebelum akhirnya berbalik menguat.
Pergerakan tersebut menunjukkan minat beli investor meningkat sepanjang sesi perdagangan. Karena itu, IHSG mampu mempertahankan tren positif hingga penutupan bursa.
Total volume perdagangan mencapai 22,34 miliar saham. Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar Rp13,54 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 1.698.593 kali transaksi.
Data tersebut mencerminkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Selain didukung kenaikan indeks, nilai transaksi juga menunjukkan partisipasi investor tetap tinggi sepanjang hari.
Mayoritas Saham Menguat, LQ45 Ikut Berada di Zona Hijau
Kinerja positif juga terlihat pada indeks LQ45. Indeks saham unggulan tersebut naik 1,66 persen hingga ditutup di level 587,745.
Sepanjang perdagangan, sebanyak 537 saham berhasil menguat. Di sisi lain, terdapat 135 saham melemah, sedangkan 141 saham ditutup stagnan tanpa perubahan harga.
Komposisi tersebut memperlihatkan dominasi saham yang berada di zona hijau. Selain itu, penguatan terjadi di berbagai sektor sehingga memberikan dorongan terhadap pergerakan IHSG secara keseluruhan.
Meskipun begitu, kinerja indeks secara jangka pendek masih menghadapi tekanan. Dalam lima hari perdagangan terakhir, IHSG tercatat masih melemah sebesar 2,81 persen.
Sementara itu, jika dihitung sejak awal tahun 2026, pelemahan IHSG masih mencapai 30,62 persen. Kondisi tersebut menunjukkan pasar saham nasional masih menghadapi tantangan akibat berbagai faktor ekonomi dan sentimen global.
Aktivitas Perdagangan Hari Ini
Beberapa data penting perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini meliputi:
IHSG ditutup di level 5.999,03.
Menguat 1,96 persen dibanding penutupan sebelumnya.
Volume perdagangan mencapai 22,34 miliar saham.
Nilai transaksi sebesar Rp13,54 triliun.
Frekuensi perdagangan mencapai 1.698.593 transaksi.
Sebanyak 537 saham naik.
Sebanyak 135 saham turun.
Sebanyak 141 saham bergerak stagnan.
Saham BUMN Menjadi Penopang Penguatan
Mayoritas saham perusahaan pelat merah ikut mencatatkan kenaikan pada perdagangan kali ini. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu penguatan IHSG.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjadi salah satu emiten dengan kenaikan tertinggi di kelompok BUMN. Harga sahamnya melonjak 8,22 persen hingga mencapai Rp3.160 per saham.
Selain itu, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk juga membukukan kenaikan sebesar 5 persen menjadi Rp1.785 per saham. Penguatan sektor perbankan memberikan sentimen positif terhadap pasar.
Di sisi lain, PT Timah (Persero) Tbk turut mencatatkan performa yang solid. Saham perusahaan tersebut naik 4,30 persen hingga diperdagangkan pada level Rp3.640 per saham.
Kenaikan sejumlah saham BUMN memperlihatkan minat investor terhadap emiten berfundamental kuat mulai kembali meningkat. Meskipun demikian, pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan ekonomi domestik maupun global sebagai penentu arah pergerakan berikutnya.
Investor Tetap Waspadai Pergerakan Pasar
Penguatan IHSG hari ini memberikan optimisme baru bagi pasar modal Indonesia. Namun, investor tetap perlu memperhatikan kondisi ekonomi yang masih dinamis.
Selain faktor domestik, sentimen global juga berpotensi memengaruhi arah pergerakan indeks pada perdagangan berikutnya. Karena itu, investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham yang memiliki fundamental kuat.
Meski IHSG ditutup menguat 1,96 persen, tekanan secara tahunan masih cukup besar. Oleh sebab itu, strategi investasi yang terukur dan memperhatikan kondisi pasar dinilai menjadi langkah yang lebih bijak dalam menghadapi volatilitas bursa.
.webp)
0 Komentar Untuk "IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, 537 Saham Berakhir Hijau"
Posting Komentar