Asing Borong Saham ANTM, Net Buy Tembus Rp306 Miliar
OtakOnline.com - Jakarta — Asing borong saham ANTM dalam beberapa hari terakhir dan menjadi perhatian pelaku pasar modal. Aksi beli investor asing yang mencapai ratusan miliar rupiah dinilai memperkuat optimisme terhadap prospek PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di tengah tingginya permintaan emas sebagai aset safe haven.
Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp306,45 miliar sejak 22 Juni hingga akhir Juni 2026. Tren tersebut berlangsung secara konsisten selama sekitar sepekan dan menjadi salah satu sentimen positif bagi pergerakan saham ANTM.
Selain didukung oleh arus dana asing, fundamental perusahaan juga menunjukkan perkembangan yang kuat. Kinerja keuangan ANTM sepanjang 2025 bahkan menjadi yang terbaik sepanjang sejarah perusahaan, sehingga menarik perhatian investor domestik maupun mancanegara.
Asing Borong Saham ANTM di Tengah Minat Emas yang Tinggi
Aksi beli investor asing terhadap saham ANTM terjadi ketika harga emas masih mendapat perhatian besar sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven.
Pada perdagangan sesi kedua Selasa, 1 Juli 2026, saham ANTM diperdagangkan di level 2.610 atau menguat sekitar 0,77 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan tersebut mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek bisnis perusahaan. Selain itu, masuknya dana asing sering kali menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental emiten.
Di sisi lain, tingginya permintaan emas masih menjadi faktor utama yang menopang bisnis ANTM. Kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil membuat banyak investor tetap mempertahankan alokasi investasi pada logam mulia.
Karena itu, saham ANTM masih dinilai memiliki daya tarik dibandingkan sejumlah emiten berbasis komoditas lainnya.
Kinerja Keuangan ANTM Cetak Rekor Baru
Fundamental ANTM semakin kuat setelah perusahaan membukukan kinerja terbaik sepanjang 2025.
Pendapatan perusahaan mencapai Rp84,64 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba bersih tahun berjalan melonjak menjadi Rp7,92 triliun. Pencapaian tersebut tumbuh sekitar 106 persen dibandingkan kinerja pada 2024.
Kontributor terbesar berasal dari segmen penjualan emas. Sepanjang 2025, penjualan emas mencapai Rp66,47 triliun atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan Rp57,56 triliun pada tahun sebelumnya.
Selain meningkatkan pendapatan, pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap emas masih sangat kuat di pasar domestik maupun internasional.
Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa asing borong saham ANTM dalam beberapa pekan terakhir.
Analis Masih Optimistis terhadap Prospek ANTM
Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Adrian Djie, menilai prospek ANTM masih cukup cerah dalam jangka panjang.
Menurutnya, target manajemen untuk mempertahankan bahkan melampaui penjualan emas pada periode sebelumnya menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan perusahaan.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa investor tetap perlu memperhatikan perkembangan harga emas dunia.
Jika harga emas mengalami penurunan akibat ekspektasi kenaikan suku bunga global, maka kinerja perusahaan berpotensi menghadapi tantangan.
Meskipun begitu, Adrian menilai kontribusi besar dari bisnis emas masih menjadi kekuatan utama ANTM.
Ia juga memberikan rekomendasi beli (buy) dengan target harga jangka panjang sebesar Rp4.800 per saham.
Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Meski prospek perusahaan masih positif, investor tetap perlu memperhatikan beberapa faktor penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Beberapa faktor tersebut meliputi:
- Pergerakan harga emas di pasar internasional.
- Kebijakan suku bunga bank sentral global.
- Permintaan emas dari investor ritel.
- Kinerja penjualan emas ANTM sepanjang 2026.
- Arus dana investor asing di pasar saham Indonesia.
- Kondisi ekonomi global yang dapat memengaruhi sentimen pasar.
Selain faktor-faktor tersebut, investor juga perlu mencermati laporan keuangan perusahaan secara berkala agar dapat menilai perkembangan fundamental ANTM.
Prospek Saham ANTM Masih Menarik
Masuknya dana asing dalam jumlah besar menjadi sinyal bahwa saham ANTM masih memiliki daya tarik di mata investor.
Selain didukung fundamental yang solid, perusahaan juga memperoleh manfaat dari tingginya permintaan emas yang masih bertahan hingga pertengahan 2026.
Di sisi lain, strategi perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan penjualan emas diharapkan mampu menjaga kinerja keuangan tetap positif.
Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko perubahan harga emas dan kondisi ekonomi global yang dapat memengaruhi pergerakan saham.
Secara keseluruhan, asing borong saham ANTM menjadi salah satu indikator bahwa kepercayaan pasar terhadap prospek PT Aneka Tambang Tbk masih cukup tinggi. Dengan kinerja keuangan yang mencetak rekor, pertumbuhan laba yang signifikan, serta dukungan permintaan emas sebagai aset safe haven, ANTM dinilai masih memiliki peluang pertumbuhan yang menarik dalam jangka menengah hingga panjang.
.webp)
0 Komentar Untuk "Asing Borong Saham ANTM, Net Buy Tembus Rp306 Miliar"
Posting Komentar