Harga Emas Antam Turun Sepekan, Susut Rp15.000 per Gram
OtakOnline.com - Jakarta - Harga emas Antam turun sepanjang perdagangan dalam sepekan terakhir. Logam mulia produksi PT Aneka Tambang (Antam) mencatat penurunan sebesar Rp15.000 per gram selama periode 6 hingga 11 Juli 2026.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan tren pelemahan yang sempat berlangsung selama beberapa hari berturut-turut. Meski demikian, harga emas berhasil mencatat pemulihan menjelang akhir pekan setelah mengalami kenaikan pada dua hari terakhir perdagangan.
Selain itu, harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam juga ikut terkoreksi. Kondisi ini menjadi perhatian bagi investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 dalam Sepekan
Berdasarkan data perdagangan Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat dibuka pada level Rp2.670.000 per gram pada Senin, 6 Juli 2026.
Namun, hingga penutupan perdagangan Sabtu, 11 Juli 2026, harga berada di posisi Rp2.655.000 per gram. Dengan demikian, harga emas Antam turun sebesar Rp15.000 per gram dalam satu pekan.
Penurunan tersebut terjadi setelah harga emas mengalami tekanan selama beberapa hari berturut-turut. Meski sempat bangkit menjelang akhir pekan, kenaikan tersebut belum mampu mengembalikan harga ke posisi awal pekan.
Bagi investor, perubahan harga seperti ini merupakan bagian dari dinamika pasar logam mulia. Oleh karena itu, fluktuasi harian tetap menjadi salah satu indikator penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Pergerakan Harga Emas Antam Selama 6-11 Juli 2026
Jika dilihat secara harian, pelemahan harga terjadi sejak awal pekan. Penurunan terbesar berlangsung pada Selasa, kemudian berlanjut hingga Kamis.
Sementara itu, harga mulai pulih pada Jumat dan kembali menguat pada Sabtu. Walau begitu, total kenaikan di dua hari terakhir belum mampu menutup seluruh penurunan sebelumnya.
Berikut rincian pergerakan harga emas Antam selama sepekan:
Senin, 6 Juli 2026: Rp2.670.000 per gram
Selasa, 7 Juli 2026: Rp2.655.000 per gram
Rabu, 8 Juli 2026: Rp2.641.000 per gram
Kamis, 9 Juli 2026: Rp2.633.000 per gram
Jumat, 10 Juli 2026: Rp2.650.000 per gram
Sabtu, 11 Juli 2026: Rp2.655.000 per gram
Dari data tersebut terlihat bahwa harga sempat menyentuh titik terendah pada Kamis sebelum akhirnya berbalik menguat.
Meskipun begitu, secara akumulatif pergerakan selama sepekan masih mencatatkan koreksi dibandingkan harga pembukaan perdagangan.
Harga Buyback Ikut Melemah
Selain harga jual emas, harga buyback juga mengalami penurunan dalam periode yang sama.
Harga buyback turun dari Rp2.429.000 menjadi Rp2.415.000 per gram. Artinya, terjadi penurunan sebesar Rp14.000 per gram selama sepekan.
Harga buyback merupakan acuan ketika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulia kepada Antam.
Karena itu, penurunan buyback juga memengaruhi nilai yang diterima investor saat melakukan pencairan investasi emas.
Di sisi lain, selisih antara harga jual dan buyback tetap menjadi pertimbangan penting sebelum membeli ataupun menjual emas.
Aturan Pajak Buyback Masih Berlaku
Masyarakat yang ingin menjual emas juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi saat proses buyback dilakukan.
Karena itu, investor disarankan menghitung estimasi hasil penjualan setelah pemotongan pajak agar memperoleh gambaran nilai bersih yang akan diterima.
Selain mempertimbangkan pajak, investor juga sebaiknya memperhatikan tren harga harian agar dapat menentukan waktu transaksi yang lebih tepat.
Investor Perlu Mencermati Pergerakan Harga
Fluktuasi harga emas merupakan hal yang wajar dalam pasar logam mulia. Perubahan harga dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, pergerakan nilai tukar, hingga sentimen pasar.
Meskipun harga emas Antam turun dalam sepekan terakhir, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Sementara itu, investor dengan orientasi jangka panjang umumnya tidak hanya berfokus pada pergerakan harian. Mereka juga mempertimbangkan tren dalam periode yang lebih panjang.
Namun, bagi pelaku investasi jangka pendek, perubahan harga harian tetap menjadi acuan penting dalam menentukan waktu pembelian maupun penjualan.
Karena itu, memantau perkembangan harga emas secara rutin menjadi langkah yang dapat membantu investor mengambil keputusan secara lebih bijak. Dengan memahami pergerakan pasar, peluang memperoleh hasil investasi yang optimal pun dapat dipertimbangkan dengan lebih matang.
.webp)
0 Komentar Untuk "Harga Emas Antam Turun Sepekan, Susut Rp15.000 per Gram"
Posting Komentar