Dolar AS Bergerak Variatif, Melemah terhadap Euro dan Poundsterling
Otakonline.com - Jakarta, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang asing berlangsung variatif pada akhir pekan. Mata uang Amerika Serikat tersebut tercatat melemah terhadap euro, poundsterling, dan dolar Australia
Pergerakan dolar AS menunjukkan arah yang berbeda terhadap masing-masing mata uang utama. Pelemahan paling besar terjadi terhadap euro dengan penurunan sebesar 0,58%.
Selain euro, dolar AS juga tertekan ketika berhadapan dengan poundsterling dan dolar Australia. Masing-masing mengalami penguatan terhadap dolar AS sebesar 0,40% dan 0,42%.
Namun, kondisi berbeda terlihat pada perdagangan dolar AS terhadap yen Jepang. Dolar AS justru menguat 0,44% terhadap mata uang Jepang tersebut.
Dolar AS Melemah terhadap Sejumlah Mata Uang
Dolar AS mencatat pelemahan terhadap beberapa mata uang asing. Euro menjadi mata uang dengan penguatan paling besar terhadap dolar AS dalam pergerakan yang tercatat.
Terhadap euro, dolar AS melemah sebesar 0,58%. Penurunan tersebut menjadi pelemahan terbesar dolar AS dibandingkan tiga mata uang lain yang juga mengalami penguatan.
Sementara itu, poundsterling menguat 0,40% terhadap dolar AS. Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan terhadap mata uang Amerika Serikat tidak terjadi secara seragam.
Dolar Australia juga bergerak menguat terhadap dolar AS. Mata uang tersebut tercatat naik 0,42%.
Dengan demikian, tiga mata uang tersebut sama-sama mencatat penguatan terhadap dolar AS. Namun, besaran pergerakannya berbeda-beda.
Rinciannya sebagai berikut:
Dolar AS melemah 0,58% terhadap euro.
Dolar AS melemah 0,40% terhadap poundsterling.
Dolar AS melemah 0,42% terhadap dolar Australia.
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa arah pergerakan dolar AS bergantung pada pasangan mata uang yang diperhatikan.
Dolar AS Justru Menguat terhadap Yen Jepang
Di sisi lain, dolar AS mencatat penguatan terhadap yen Jepang. Pergerakan dolar AS terhadap mata uang Jepang naik sebesar 0,44%.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan pergerakan terhadap euro, poundsterling, dan dolar Australia. Ketiga mata uang tersebut justru mengalami penguatan terhadap dolar AS.
Pergerakan yang berlawanan tersebut membuat kondisi dolar AS pada akhir pekan terlihat variatif. Mata uang Amerika Serikat tidak bergerak dalam satu arah terhadap seluruh mata uang asing.
Situasi tersebut penting diperhatikan ketika melihat kinerja dolar AS secara keseluruhan. Sebab, penguatan terhadap satu mata uang tidak otomatis berarti dolar AS menguat terhadap seluruh mata uang.
Begitu pula sebaliknya. Pelemahan terhadap sejumlah mata uang tidak berarti dolar AS mengalami penurunan terhadap semua mata uang utama.
Karena itu, pergerakan dolar AS perlu dilihat berdasarkan pasangan mata uangnya. Perubahan persentase pada masing-masing pasangan memberikan gambaran yang lebih spesifik mengenai arah perdagangan.
Penguatan Dolar AS terhadap CAD dan CHF
Selain yen Jepang, dolar AS juga menguat terhadap dolar Kanada atau CAD. Penguatannya tercatat sebesar 0,36%.
Penguatan lebih besar terjadi terhadap franc Swiss atau CHF. Dolar AS naik 0,61% terhadap mata uang tersebut.
Pergerakan terhadap CHF menjadi penguatan terbesar dolar AS dibandingkan pasangan mata uang yang mengalami kenaikan dalam data tersebut.
Dengan kondisi itu, terdapat sejumlah mata uang yang bergerak berlawanan terhadap dolar AS. Euro, poundsterling, dan dolar Australia menguat terhadap dolar AS.
Sementara itu, yen Jepang, dolar Kanada, dan franc Swiss berada di sisi sebaliknya. Ketiga mata uang tersebut mencatat pelemahan terhadap dolar AS dalam persentase yang berbeda.
Rincian penguatan dolar AS tersebut meliputi:
Dolar AS menguat 0,44% terhadap yen Jepang.
Dolar AS menguat 0,36% terhadap dolar Kanada.
Dolar AS menguat 0,61% terhadap franc Swiss.
Pola tersebut memperlihatkan adanya variasi yang cukup jelas dalam pergerakan mata uang pada akhir pekan.
Pergerakan Mata Uang Berlangsung Beragam
Jika seluruh pergerakan tersebut dilihat secara bersamaan, dolar AS mengalami penguatan dan pelemahan terhadap kelompok mata uang yang berbeda.
Dolar AS melemah terhadap tiga mata uang, yakni euro, poundsterling, dan dolar Australia. Sebaliknya, mata uang tersebut menguat terhadap yen Jepang, dolar Kanada, dan franc Swiss.
Pelemahan terbesar dolar AS terjadi terhadap euro, yakni sebesar 0,58%. Sementara itu, penguatan terbesar terjadi terhadap franc Swiss dengan kenaikan sebesar 0,61%.
Selisih tersebut menunjukkan bahwa pergerakan mata uang tidak berlangsung seragam. Setiap pasangan mata uang memiliki arah perubahan masing-masing.
Sementara itu, dolar AS terhadap poundsterling melemah 0,40%. Terhadap dolar Australia, pelemahannya mencapai 0,42%.
Pada sisi penguatan, dolar AS naik 0,44% terhadap yen Jepang. Kemudian, penguatan terhadap dolar Kanada mencapai 0,36%.
Dengan demikian, pergerakan dolar AS pada akhir pekan menunjukkan kondisi yang beragam. Ada pasangan mata uang yang memperlihatkan tekanan terhadap dolar AS, tetapi ada pula yang menunjukkan penguatan.
Kesimpulan
Dolar AS bergerak variatif terhadap sejumlah mata uang asing. Dolar AS melemah 0,58% terhadap euro, 0,40% terhadap poundsterling, dan 0,42% terhadap dolar Australia.
Namun, dolar AS menguat terhadap yen Jepang sebesar 0,44%. Penguatan juga terjadi terhadap dolar Kanada sebesar 0,36% dan franc Swiss sebesar 0,61%.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa posisi dolar AS tidak seragam terhadap seluruh mata uang. Oleh karena itu, perkembangan nilai tukar perlu dilihat berdasarkan masing-masing pasangan mata uang.
FAQ
Terhadap mata uang apa dolar AS paling banyak melemah?
Dolar AS paling banyak melemah terhadap euro, yaitu sebesar 0,58%.
Apakah dolar AS menguat terhadap yen Jepang?
Ya. Dolar AS menguat 0,44% terhadap yen Jepang.
Terhadap mata uang apa dolar AS paling banyak menguat?
Penguatan terbesar dolar AS tercatat terhadap franc Swiss atau CHF, yakni sebesar 0,61%.
Bagaimana pergerakan dolar AS terhadap poundsterling?
Dolar AS melemah 0,40% terhadap poundsterling.
Bagaimana pergerakan dolar AS terhadap dolar Australia?
Dolar AS melemah 0,42% terhadap dolar Australia.
Apakah dolar AS juga menguat terhadap dolar Kanada?
Ya. Dolar AS menguat 0,36% terhadap dolar Kanada.

0 Komentar Untuk "Dolar AS Bergerak Variatif, Melemah terhadap Euro dan Poundsterling"
Posting Komentar