IHSG Melemah Tipis, Saham GOTO Jadi Sasaran Jual Asing

Otakonline.com - Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis sepanjang perdagangan sesi I pada Senin (31/8/2026). Di tengah pergerakan pasar yang cenderung terbatas, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat aksi jual investor asing terbesar

IHSG Melemah Tipis, Saham GOTO Jadi Sasaran Jual Asing

IHSG turun 0,01% ke level 6.517,23 hingga perdagangan sesi I berakhir. Sebelumnya, indeks sempat mengalami tekanan lebih dalam pada awal perdagangan.

Pada perdagangan pagi, IHSG sempat menyentuh level terendah di posisi 6.476,17. Namun, indeks kemudian bergerak membaik dan memangkas sebagian tekanan hingga sesi I berlangsung.

IHSG Melemah Tipis pada Sesi I

Berdasarkan data RTI Business, IHSG mencatat pelemahan tipis sebesar 0,01%. Posisi tersebut menunjukkan pergerakan pasar saham yang relatif terbatas sepanjang perdagangan paruh pertama.

Meskipun demikian, tekanan sempat terlihat pada awal perdagangan. IHSG langsung bergerak turun hingga menyentuh level 6.476,17.

Setelah itu, indeks berusaha mengurangi pelemahan. Hingga sesi I berakhir, IHSG berada di level 6.517,23.

Sementara itu, aktivitas perdagangan saham tetap ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 26,36 miliar saham.

Nilai transaksi juga mencapai Rp10,32 triliun. Selain itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.393.188 kali hingga siang hari.

Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas investor di pasar saham pada awal pekan. Pergerakan IHSG yang tipis juga terjadi ketika jumlah saham yang bergerak naik masih lebih banyak dibandingkan saham yang turun.

LQ45 Menguat, Mayoritas Saham Naik

Di tengah pelemahan IHSG, indeks LQ45 justru bergerak positif. Indeks tersebut menguat 0,24% ke level 643.331 pada sesi I.

Pergerakan saham secara keseluruhan juga menunjukkan kondisi yang cukup berimbang. Sebanyak 392 saham tercatat menguat.

Di sisi lain, terdapat 229 saham yang mengalami pelemahan. Kemudian, sebanyak 166 saham lainnya bergerak stagnan.

Dengan demikian, jumlah saham yang menguat masih lebih besar dibandingkan saham yang melemah. Kondisi tersebut turut menunjukkan bahwa tekanan terhadap IHSG belum menyebar secara merata ke seluruh saham.

Selain itu, penguatan LQ45 memberikan gambaran bahwa sejumlah saham berkapitalisasi besar masih mampu menjaga pergerakan indeks sektoral tersebut. Namun, kondisi pasar secara keseluruhan tetap bergerak terbatas.

Asing Masih Catat Net Foreign Buy

Sementara itu, aktivitas investor asing menunjukkan adanya aliran dana masuk ke pasar saham. Data Stockbit mencatat foreign buy mencapai Rp2,95 triliun.

Pada saat yang sama, foreign sell tercatat sebesar Rp2,77 triliun. Selisih dari kedua transaksi tersebut menghasilkan net foreign buy sebesar Rp183,56 miliar.

Artinya, nilai pembelian saham oleh investor asing masih lebih besar dibandingkan nilai penjualannya. Namun, sejumlah saham tetap mencatat tekanan jual asing yang cukup besar.

GOTO menjadi saham dengan nilai aksi jual investor asing paling tinggi pada sesi I. Nilai penjualan asing terhadap saham tersebut mencapai Rp115,82 miliar.

Posisi tersebut membuat GOTO menjadi salah satu saham yang paling banyak dilepas investor asing ketika IHSG bergerak melemah tipis. Tekanan jual tersebut menjadi perhatian di tengah aktivitas perdagangan pasar yang cukup tinggi.

GOTO Pimpin Aksi Jual Asing

Selain GOTO, terdapat sejumlah saham lain yang juga mencatat aksi jual investor asing dalam jumlah besar. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menempati posisi berikutnya.

Nilai aksi jual asing terhadap EMAS tercatat sebesar Rp83,42 miliar. Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat aksi jual asing sebesar Rp60,35 miliar.

Dengan demikian, tiga saham dengan aksi jual asing terbesar pada sesi I terdiri dari:

  • GOTO sebesar Rp115,82 miliar.

  • EMAS sebesar Rp83,42 miliar.

  • AMMN sebesar Rp60,35 miliar.

GOTO mencatat nilai penjualan asing paling besar di antara ketiganya. Selisih nilai penjualan dengan EMAS juga cukup signifikan.

Namun, aksi jual pada sejumlah saham tersebut tidak serta-merta membuat pasar secara keseluruhan mencatat net foreign sell. Secara total, investor asing masih membukukan net foreign buy sebesar Rp183,56 miliar.

Aktivitas Pasar Tetap Ramai

Pergerakan IHSG yang hanya melemah 0,01% tidak mengurangi aktivitas transaksi di pasar. Volume perdagangan hingga sesi I mencapai 26,36 miliar saham.

Nilai transaksi yang mencapai Rp10,32 triliun juga menunjukkan tingginya aktivitas jual beli saham. Frekuensi perdagangan mencapai 1.393.188 kali.

Sementara itu, jumlah saham yang menguat mencapai 392 saham. Angka tersebut lebih tinggi daripada 229 saham yang melemah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelemahan IHSG berlangsung tipis. Selain itu, tekanan jual pada sejumlah saham tidak secara otomatis mencerminkan kondisi seluruh pasar.

Di sisi lain, penguatan LQ45 sebesar 0,24% turut memperlihatkan adanya perbedaan pergerakan antarindeks. Investor menghadapi pasar yang bergerak beragam pada perdagangan sesi I.

Pada akhirnya, IHSG menutup sesi I di level 6.517,23. Indeks tersebut masih mencatat pelemahan tipis, meskipun sempat turun ke level 6.476,17 pada awal perdagangan.

Kesimpulan

IHSG melemah tipis 0,01% ke level 6.517,23 pada sesi I perdagangan Senin (31/8/2026). Pergerakan indeks sempat mendapat tekanan hingga menyentuh 6.476,17 pada awal perdagangan.

Namun, aktivitas pasar tetap tinggi dengan volume 26,36 miliar saham dan nilai transaksi Rp10,32 triliun. Sementara itu, LQ45 menguat 0,24% ke level 643.331.

Investor asing juga masih mencatat net foreign buy sebesar Rp183,56 miliar. Meski begitu, GOTO menjadi saham dengan aksi jual asing terbesar, mencapai Rp115,82 miliar, disusul EMAS dan AMMN.

0 Komentar Untuk "IHSG Melemah Tipis, Saham GOTO Jadi Sasaran Jual Asing"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel