Daihatsu Soroti Peran First Car Buyer di Tengah Ramainya Merek Baru

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Daihatsu Soroti Peran First Car Buyer di Tengah Ramainya Merek Baru

Otakonline.com - Jakarta, Daihatsu memilih mempertahankan fokus pada konsumen mobil pertama atau first car buyer di tengah semakin ketatnya persaingan pasar otomotif Indonesia. Merek asal Jepang tersebut menyasar konsumen pada segmen harga di bawah Rp300 juta.

Pasar otomotif nasional kini menghadapi kehadiran sejumlah merek baru, terutama dari China. Selain membawa teknologi dan fitur yang semakin lengkap, sejumlah merek tersebut juga menawarkan kendaraan dengan harga yang relatif terjangkau.

Kondisi itu membuat persaingan semakin ramai bagi merek yang telah lama beroperasi di Indonesia, termasuk Daihatsu. Namun, perusahaan menilai kehadiran pemain baru tetap memberikan manfaat bagi konsumen karena pilihan kendaraan semakin beragam.

Persaingan otomotif semakin ketat

Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rokky Irvayandi mengatakan, Daihatsu menyadari perubahan peta persaingan di pasar otomotif nasional.

Sepanjang 2026, setidaknya terdapat tambahan sejumlah merek otomotif dengan puluhan model baru di Indonesia. Menurut Rokky, bertambahnya pemain dan produk membuat konsumen lebih leluasa memilih kendaraan sesuai kebutuhan.

Meski begitu, Daihatsu tetap menjalankan strategi yang berangkat dari basis konsumen utamanya. Perusahaan mempertahankan fokus pada segmen yang selama ini mendukung penjualan Daihatsu di Indonesia.

Penjualan Daihatsu naik 9 persen

Rokky menyampaikan, penjualan Daihatsu masih menunjukkan kinerja positif hingga Agustus 2026. Penjualan ritel perusahaan meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kalau kita lihat pencapaian Daihatsu, misalnya di tahun ini sampai dengan bulan Agustus, Daihatsu masih mencatatkan penjualan yang positif, meningkat 9 persen dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Rokky di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Hingga Agustus 2026, penjualan ritel Daihatsu di Indonesia mencapai sekitar 97.000 unit. Angka tersebut menjadi salah satu dasar perusahaan untuk mempertahankan fokus pada konsumen utama.

Fokus pada pembeli mobil pertama

Rokky menjelaskan, strategi Daihatsu menghadapi persaingan bertumpu pada core customer, terutama konsumen di segmen harga di bawah Rp300 juta. Segmen ini banyak diisi masyarakat yang membeli mobil untuk pertama kalinya.

“Ini terjadi karena kami memutus pada core customer, di mana core customer kami adalah di segmen di bawah Rp300 juta, khususnya untuk first car buyer,” kata Rokky.

Menurut dia, first car buyer memiliki peran penting dalam pertumbuhan pasar otomotif Indonesia. Kelompok tersebut berkaitan dengan proses motorisasi masyarakat.

Karena itu, Daihatsu ingin terus menyediakan kendaraan yang dapat dijangkau masyarakat yang sedang mencari mobil pertamanya. Pendekatan tersebut menjadi pilihan perusahaan saat konsumen memiliki semakin banyak alternatif dari berbagai merek.

Konsumen Daihatsu tersebar di luar Jawa

Basis konsumen Daihatsu tidak hanya berada di kota-kota besar. Pengguna mobil merek tersebut juga tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data perusahaan, sekitar 62 persen konsumen Daihatsu berada di luar Pulau Jawa. Sebaran ini menunjukkan bahwa pasar Daihatsu mencakup konsumen di berbagai wilayah, termasuk di luar pusat-pusat ekonomi utama.

Dengan demikian, Daihatsu mempertahankan perhatian pada segmen mobil terjangkau dan pembeli kendaraan pertama. Strategi tersebut berjalan bersamaan dengan perubahan peta persaingan serta bertambahnya pilihan kendaraan di pasar nasional.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan