DRMA Siapkan Pabrik Komponen EV di Cibitung Mulai 2027

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

DRMA Siapkan Pabrik Komponen EV di Cibitung Mulai 2027

Otakonline.com - Jakarta, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memperkuat langkahnya di industri kendaraan listrik dengan menggandeng Minth Group. Kedua perusahaan membentuk usaha patungan untuk memproduksi komponen EV di Indonesia.

Usaha patungan tersebut bernama PT Dharma Minth Indonesia. Entitas baru ini akan memproduksi berbagai komponen kendaraan listrik yang ditujukan untuk memasok merek otomotif ternama di tingkat dunia.

President Director Dharma Polimetal, Irianto Santoso, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menangkap pertumbuhan pasar komponen kendaraan listrik. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi pada Kamis (17/9/2026).

DRMA Perluas Portofolio Komponen EV

PT Dharma Minth Indonesia akan memperkaya lini produk kelompok usaha Dharma Group. Anak perusahaan tersebut berfokus pada komponen kendaraan listrik yang sebelumnya belum diproduksi oleh DRMA.

Beberapa produk yang akan dibuat mencakup Battery Housing, Body & Chassis Structure with Aluminum Extrusion, serta Plastic Component Design. Kehadiran produk-produk tersebut memperluas kemampuan manufaktur DRMA di sektor kendaraan listrik.

“Seiring tren penggunaan kendaraan listrik yang makin berkembang, kita melihat bahwa pasar komponen kendaraan jenis ini juga terus membesar,” ujar Irianto Santoso.

Menurut dia, DRMA menggandeng Minth Group sebagai mitra strategis untuk menangkap peluang pasar yang terus berkembang. Kerja sama itu juga diharapkan membuka akses kepada pelanggan baru.

Kemitraan dengan Pemasok Global

Minth Group merupakan pemasok komponen otomotif global yang telah bermitra dengan lebih dari 80 merek terkemuka di industri otomotif dunia. Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam pembentukan usaha patungan bersama DRMA.

Kolaborasi ini diproyeksikan membantu DRMA menembus pasar internasional. Selain memperluas portofolio produk, kemitraan tersebut dapat membuka peluang bagi perusahaan untuk menjangkau pelanggan baru.

“Harapan kami, kemitraan strategis ini juga akan membuka peluang bagi DRMA untuk melakukan penetrasi kepada pelanggan baru,” kata Irianto.

Pabrik Ditargetkan Beroperasi pada 2027

PT Dharma Minth Indonesia dibentuk dengan nilai investasi awal sebesar Rp 45 miliar. Dalam struktur kepemilikan saham, Minth Group memegang 51 persen, sedangkan 49 persen saham lainnya dimiliki oleh Dharma Group.

Pabrik usaha patungan itu akan memanfaatkan fasilitas produksi milik Dharma Group di kawasan MM2100 Industrial Town, Cibitung, Jawa Barat. Perusahaan menargetkan fasilitas tersebut mulai beroperasi efektif pada kuartal kedua 2027.

Pemanfaatan fasilitas yang sudah dimiliki Dharma Group menjadi bagian penting dari rencana operasional perusahaan patungan tersebut. Dengan demikian, produksi komponen kendaraan listrik dapat dipersiapkan melalui basis manufaktur yang tersedia di Cibitung.

Dorong Transfer Teknologi

DRMA menilai kerja sama dengan Minth Group dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan bisnis. Salah satu manfaat yang disoroti ialah transfer teknologi.

Selain itu, perusahaan berharap usaha patungan tersebut menjadi sumber pertumbuhan pendapatan baru bagi Dharma Group. Perluasan produk dan akses terhadap pelanggan baru menjadi bagian dari arah pengembangan bisnis tersebut.

“Kami optimis, setidaknya kerja sama ini akan memberikan dua manfaat positif bagi Dharma Group, yaitu transfer teknologi dan terbentuknya mesin pertumbuhan pendapatan yang baru,” ujar Irianto.

Melalui pembentukan PT Dharma Minth Indonesia, DRMA memperkuat posisinya dalam ekosistem kendaraan listrik. Operasional pabrik di Cibitung pada 2027 akan menjadi tahap penting dalam pengembangan komponen EV dan perluasan pasar perusahaan.

Jaya Purnama
Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.