Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel, Mana Lebih Irit?

Editor OtakOnline.com
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Otakonline.com - Trenggalek, Hyundai Santa Fe Hybrid menghadapi Toyota Fortuner diesel 2.800 cc dalam pengujian yang membandingkan efisiensi bahan bakar dan performa keduanya.

Hyundai Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel, Mana Lebih Irit?

Hyundai Santa Fe Hybrid menarik perhatian karena membawa pendekatan berbeda dari generasi sebelumnya. SUV tersebut kini mengandalkan mesin bensin turbo hybrid, bukan lagi mesin diesel 2.200 cc.

Sementara itu, Toyota Fortuner tetap mempertahankan karakter SUV dengan mesin diesel 2.800 cc. Konfigurasi tersebut membuat Fortuner menawarkan tenaga dan torsi besar untuk berbagai kebutuhan.

Perbedaan karakter keduanya kemudian terlihat dalam pengujian akselerasi dan konsumsi bahan bakar. Santa Fe Hybrid juga menawarkan konstruksi monokok yang lebih berorientasi pada kenyamanan.

Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel Punya Karakter Berbeda

Santa Fe Hybrid dan Fortuner diesel 2.800 cc sama-sama bermain di segmen SUV. Namun, keduanya membawa pendekatan yang cukup berbeda.

Santa Fe menggunakan konstruksi monokok. Karena itu, Hyundai lebih mengarahkan SUV ini untuk kenyamanan berkendara dan kebutuhan keluarga.

Sebaliknya, Fortuner memakai konstruksi ladder frame. Konsep tersebut membuatnya lebih sesuai untuk medan berat, kebutuhan offroad, serta pekerjaan yang membutuhkan kemampuan lebih tangguh.

Perbedaan dimensi juga memperlihatkan karakter masing-masing SUV. Santa Fe memiliki panjang 4,83 meter dengan wheelbase 2,815 meter.

Fortuner memiliki panjang 4,795 meter dan wheelbase 2,745 meter. Selain itu, Santa Fe memiliki lebar 1,9 meter, sedangkan Fortuner memiliki lebar 1,855 meter.

Namun, Fortuner unggul pada aspek tinggi dan jarak terendah ke tanah. SUV Toyota tersebut memiliki tinggi 1.835 mm dengan ground clearance 225 mm.

Sementara itu, Santa Fe memiliki tinggi 1.770 mm dan ground clearance 176 mm. Dengan demikian, Fortuner lebih siap menghadapi permukaan jalan yang berat dan tidak rata.

Performa Santa Fe Hybrid vs Fortuner Diesel

Santa Fe generasi terbaru membawa perubahan besar pada sektor mesin. Hyundai meninggalkan mesin diesel 2.200 cc yang sebelumnya dikenal halus dan bertenaga.

Kini, Santa Fe menggunakan mesin 1.500 cc turbo hybrid. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 180 PS, sedangkan tenaga gabungan sistem hybrid mencapai 235 PS.

Hyundai juga mengklaim akselerasi 0-100 km/jam sekitar delapan detik. Dalam pengujian, Santa Fe mencatat waktu 8,74 detik untuk mencapai kecepatan tersebut.

Hasil itu membuat Santa Fe sedikit lebih cepat daripada Fortuner diesel 2.800 cc. Dalam pengujian yang sama, Fortuner membutuhkan waktu sekitar 10,87 detik.

Di sisi lain, Fortuner memiliki karakter mesin yang berbeda. Mesin diesel 2.800 cc menghasilkan tenaga 204 PS dengan torsi mencapai 500 Nm.

Besarnya torsi tersebut membuat Fortuner memiliki karakter kuat. Kemampuan itu juga mendukung karakter SUV ladder frame yang lebih berorientasi pada medan berat.

Namun, suara dan getaran khas mesin diesel masih terasa di dalam kabin. Santa Fe Hybrid menawarkan pendekatan berbeda dengan fokus yang lebih besar pada kenyamanan.

Konsumsi BBM Jadi Keunggulan Santa Fe Hybrid

Aspek konsumsi bahan bakar menjadi salah satu perhatian utama dalam perbandingan ini. Pengujian mencakup perjalanan dalam kota dan luar kota.

Hasilnya menunjukkan Santa Fe Hybrid memiliki konsumsi bahan bakar lebih baik dibandingkan Fortuner diesel 2.800 cc. Keunggulan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama teknologi hybrid pada Santa Fe.

Sistem hybrid memungkinkan Santa Fe menggabungkan kerja mesin bensin turbo dengan sistem elektrifikasi. Karena itu, karakter penggunaan bahan bakarnya berbeda dari SUV diesel konvensional.

Sementara itu, Fortuner mengandalkan mesin diesel 2.800 cc dengan karakter tenaga besar. Mesin tersebut menawarkan torsi 500 Nm yang terasa kuat untuk kebutuhan tertentu.

Dengan demikian, calon pembeli perlu melihat kebutuhan sebelum menentukan pilihan. Pengguna yang lebih sering berkendara di jalan raya dan membutuhkan efisiensi dapat mempertimbangkan Santa Fe Hybrid.

Sebaliknya, pengguna yang membutuhkan karakter SUV tangguh dapat melihat keunggulan Fortuner. Terlebih lagi, ground clearance 225 mm membuat Fortuner lebih siap menghadapi medan yang tidak rata.

Harga Keduanya Terpaut Cukup Jauh

Perbedaan harga juga menjadi bagian penting dalam membandingkan kedua SUV tersebut. Fortuner memiliki rentang harga yang lebih rendah pada varian awal.

Toyota Fortuner mulai dari Rp584.500.500 untuk tipe G. Sementara itu, varian tertingginya, GR Sport 4x4, mencapai Rp789.600.000.

Santa Fe memiliki harga awal Rp739.300.000. Namun, unit yang mengikuti pengujian merupakan Santa Fe XRT dengan harga Rp932.400.000.

Dengan rentang tersebut, konsumen perlu menyesuaikan pilihan dengan anggaran dan kebutuhan. Santa Fe menawarkan teknologi hybrid serta karakter berkendara yang berorientasi pada kenyamanan.

Fortuner, sementara itu, memberikan pilihan SUV dengan konstruksi ladder frame dan kemampuan yang lebih mendukung medan berat.

Biaya Servis Santa Fe Hybrid dan Fortuner

Biaya kepemilikan juga perlu diperhitungkan setelah membeli kendaraan. Kedua SUV sama-sama menawarkan servis gratis selama tiga tahun atau 60.000 kilometer.

Setelah periode tersebut berakhir, biaya perawatan keduanya mulai menunjukkan perbedaan.

Untuk Santa Fe Hybrid, servis berkala setiap 15.000 kilometer membutuhkan biaya sekitar Rp1,7 juta. Angka tersebut mencakup oli dan kebutuhan terkait.

Fortuner memiliki interval servis setiap 10.000 kilometer setelah masa servis gratis berakhir. Biayanya diperkirakan sekitar Rp3,1 juta untuk oli dan kebutuhan terkait.

Perbedaan interval tersebut membuat pemilik perlu mempertimbangkan pola pemakaian kendaraan. Selain harga pembelian, biaya perawatan rutin juga memengaruhi pengeluaran dalam jangka panjang.

Mana yang Lebih Cocok untuk Konsumen?

Perbandingan Santa Fe Hybrid dan Fortuner diesel menunjukkan bahwa keduanya tidak benar-benar menyasar kebutuhan yang sama.

Santa Fe lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi, kenyamanan, serta performa responsif di jalan raya. Akselerasi 0-100 km/jam sebesar 8,74 detik juga menunjukkan kemampuan performanya.

Selain itu, sistem hybrid memberikan keunggulan dalam konsumsi bahan bakar. Dimensi yang lebih lebar dan wheelbase lebih panjang turut mendukung karakter SUV keluarga.

Fortuner memiliki keunggulan pada sisi lain. Mesin diesel 2.800 cc menghasilkan torsi 500 Nm, sedangkan ground clearance 225 mm mendukung kemampuan melintasi medan yang lebih berat.

Karena itu, pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan pemakaian. Santa Fe Hybrid lebih menonjol untuk penggunaan keluarga dan perjalanan di jalan raya.

Sementara itu, Fortuner lebih cocok bagi konsumen yang membutuhkan karakter SUV tangguh dengan kemampuan menghadapi medan yang lebih beragam.

Kesimpulan

Santa Fe Hybrid unggul dalam pengujian akselerasi dan konsumsi bahan bakar. SUV Hyundai tersebut mencatat waktu 0-100 km/jam 8,74 detik, lebih cepat daripada Fortuner yang mencatat sekitar 10,87 detik.

Selain itu, Santa Fe Hybrid menawarkan konsumsi bahan bakar lebih baik dalam pengujian dalam kota dan luar kota. Teknologi hybrid menjadi faktor penting di balik keunggulan tersebut.

Namun, Fortuner tetap memiliki daya tarik kuat melalui mesin diesel 2.800 cc, torsi 500 Nm, ladder frame, serta ground clearance 225 mm. Oleh karena itu, keduanya menawarkan keunggulan yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.

FAQ

1. Mana yang lebih cepat, Santa Fe Hybrid atau Fortuner diesel?
Santa Fe Hybrid lebih cepat dalam pengujian 0-100 km/jam. Santa Fe mencatat 8,74 detik, sedangkan Fortuner sekitar 10,87 detik.

2. Berapa tenaga Santa Fe Hybrid?
Mesin Santa Fe menghasilkan 180 PS. Sementara itu, tenaga gabungan sistem hybrid mencapai 235 PS.

3. Berapa torsi Fortuner diesel 2.800 cc?
Fortuner diesel 2.800 cc menghasilkan torsi sebesar 500 Nm.

4. Mana yang lebih tinggi ground clearance-nya?
Fortuner memiliki ground clearance 225 mm. Santa Fe memiliki ground clearance 176 mm.

5. Berapa harga Santa Fe XRT dalam pengujian?
Unit Santa Fe XRT yang digunakan dalam pengujian memiliki harga Rp932.400.000.