Otakonline.com - Indonesia, Infinix memperluas ekosistem gaming mobile melalui GT NX Controller dan GT NX Station. Keduanya membawa pendekatan berbeda untuk meningkatkan pengalaman bermain game di smartphone.
GT NX Controller berfokus pada kontrol permainan, terutama untuk game first-person shooter (FPS). Sementara itu, GT NX Station hadir sebagai pusat konektivitas sekaligus perangkat pendingin untuk mendukung sesi gaming dengan beban berat.
Kedua perangkat tersebut memiliki tujuan yang sama. Infinix ingin menghadirkan pengalaman bermain di smartphone yang terasa lebih dekat dengan perangkat gaming khusus.
Infinix GT NX Controller Utamakan Presisi untuk Game FPS
Infinix GT NX Controller menawarkan touchpad sebagai fitur utama. Infinix menyebut touchpad tersebut memakai teknologi Pixel-Level FPS Precision Touchpad.
Infinix mengklaim teknologi itu menjadi yang pertama di dunia pada controller gaming mobile. Perusahaan merancangnya untuk menghadirkan akurasi yang mendekati penggunaan mouse ketika pemain menjalankan game FPS di smartphone.
Konsep tersebut menyasar kebutuhan pemain game kompetitif. Layar sentuh memang memberikan fleksibilitas tinggi, namun pemain tetap menghadapi tantangan saat melakukan gerakan cepat dan bidikan presisi.
Karena itu, touchpad pada GT NX Controller membawa pendekatan berbeda. Fitur ini memungkinkan pemain memperoleh kontrol gerakan yang lebih detail tanpa sepenuhnya meninggalkan karakter input pada perangkat mobile.
Selain touchpad, controller ini menggunakan arsitektur low-latency tiga chip dengan teknologi Direct Connect. Infinix menempatkan dua chip pada grip kiri dan satu chip pada grip kanan.
Konfigurasi tersebut bertujuan menjaga respons input selama permainan. Dengan demikian, setiap perintah dapat tetap responsif dan konsisten ketika pemain menjalani sesi gaming.
Baterai hingga 22 Jam dan Desain Ergonomis
GT NX Controller juga menyasar pengguna yang gemar bermain dalam durasi panjang. Infinix membekalinya dengan baterai yang mampu bertahan hingga 22 jam.
Selain itu, pengguna dapat mengatur intensitas haptic feedback melalui tiga tingkat di XArena. Infinix menyebut sensasi tersebut mendekati pengalaman menggunakan controller pada konsol genggam.
Dari sisi desain, GT NX Controller mengusung bentuk ergonomis dengan permukaan anti-slip. Pendekatan tersebut mendukung penggunaan dalam beberapa skenario permainan.
Pengguna dapat memasang controller langsung pada smartphone. Selain itu, perangkat tersebut dapat ditempatkan di atas meja atau digunakan dalam mode bermain satu tangan.
Dengan beberapa pilihan penggunaan tersebut, GT NX Controller tidak hanya menyasar satu gaya bermain. Pemain dapat menyesuaikan posisi perangkat dengan kebutuhan dan situasi permainan.
GT NX Station Gabungkan Dock dan Sistem Pendingin
Sementara GT NX Controller menangani sisi kontrol, GT NX Station mengambil peran berbeda. Perangkat ini berfungsi sebagai expansion dock 9-in-1 sekaligus membawa sistem pendingin berbasis TEC.
Sistem pendingin tersebut bertujuan membantu mengurangi risiko thermal throttling ketika smartphone menjalankan game dengan beban berat. Ketika suhu perangkat terlalu tinggi, performa smartphone dapat ikut terdampak.
Karena itu, GT NX Station tidak sekadar berfungsi sebagai hub untuk menghubungkan berbagai perangkat. Infinix juga menghadirkan sistem pendingin agar perangkat lebih sesuai untuk kebutuhan gaming dalam sesi yang menuntut performa tinggi.
GT NX Station turut mendukung mode Universal Extend atau Mirror pada layar yang kompatibel. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan smartphone ke layar eksternal.
Dengan layar yang lebih besar, pengguna dapat membangun setup gaming mobile yang lebih menyerupai pengalaman bermain dengan perangkat gaming khusus. Namun, dukungan mode tersebut tetap bergantung pada kompatibilitas layar yang digunakan.
Port GT NX Station Mendukung Setup Gaming
Infinix melengkapi GT NX Station dengan beragam pilihan konektivitas. Konfigurasinya mencakup HDMI, RJ45 Ethernet, dua USB-A, dua USB-C, USB-C host cable, slot microSD, serta jack audio 3,5 mm.
Kehadiran HDMI memungkinkan dock terhubung dengan layar eksternal. Sementara itu, port RJ45 Ethernet memberikan pilihan koneksi jaringan melalui kabel.
Pilihan Ethernet tersebut dapat berguna dalam skenario gaming yang membutuhkan koneksi jaringan langsung. Dengan koneksi kabel, pengguna memiliki alternatif selain mengandalkan jaringan nirkabel.
Selain itu, salah satu port USB-C mendukung PD input. Fitur tersebut memungkinkan GT NX Station menangani kebutuhan pengisian daya dalam setup yang lebih kompleks.
Untuk melengkapi tampilan, Infinix menambahkan Dynamic RGB lighting. Elemen ini memang lebih menonjolkan sisi estetika, tetapi tetap selaras dengan karakter lini gaming Infinix GT.
Dua Perangkat dengan Peran Berbeda
GT NX Controller dan GT NX Station memiliki fungsi utama yang berbeda. Controller menitikberatkan pengalaman input, sedangkan Station menggabungkan konektivitas dan pendinginan.
GT NX Controller secara khusus menarik bagi pemain FPS yang membutuhkan kontrol gerakan lebih detail. Touchpad Pixel-Level FPS Precision Touchpad menjadi fitur yang paling menonjol pada perangkat tersebut.
Di sisi lain, GT NX Station menyasar pengguna yang ingin membangun setup gaming mobile lebih lengkap. Expansion dock 9-in-1, sistem pendingin TEC, serta dukungan layar eksternal menjadi bagian utama perangkat ini.
Dengan demikian, keduanya dapat melengkapi kebutuhan gaming dari sisi yang berbeda. Controller menangani interaksi pemain dengan game, sementara Station membantu mengatur konektivitas dan kondisi perangkat selama sesi bermain.
Kesimpulan
Infinix GT NX Controller dan GT NX Station memperluas pilihan aksesori untuk gaming mobile. GT NX Controller membawa fokus pada presisi input melalui touchpad dan arsitektur low-latency.
Sementara itu, GT NX Station menawarkan pendekatan yang lebih menyeluruh melalui expansion dock 9-in-1 dan pendinginan berbasis TEC. Beragam port, dukungan layar eksternal, serta Dynamic RGB lighting juga memperkuat konsep perangkat tersebut.
Kombinasi keduanya menunjukkan pendekatan Infinix dalam membangun pengalaman gaming mobile yang tidak hanya bergantung pada smartphone. Kontrol, konektivitas, pendinginan, dan tampilan dapat menjadi bagian dari satu setup gaming yang lebih lengkap.
