Apple memang mengambil berbagai komponen iPhone Duo dari sejumlah pemasok di seluruh dunia. Namun, layar lipat menjadi salah satu komponen yang paling sulit mencari penggantinya di luar Korea Selatan.
Kondisi tersebut membuat Samsung Display memiliki posisi penting dalam pengembangan iPhone Duo. Bahkan, teknologi layar lipat Samsung menjadi bagian yang memungkinkan Apple menghadirkan bentuk perangkat yang sebelumnya belum ada pada lini iPhone.
iPhone Duo Mengandalkan Layar Lipat Samsung Display
Layar menjadi pembeda utama antara iPhone Duo dan iPhone generasi sebelumnya. Pada iPhone X yang debut pada 2017, Apple menggunakan OLED fleksibel Samsung untuk menghadirkan layar edge-to-edge.
Namun, iPhone Duo membawa kebutuhan yang jauh lebih kompleks. Perangkat tersebut menggunakan layar lipat, sehingga panel harus mampu mengikuti form factor baru tanpa mengorbankan aspek penting seperti daya tahan dan kualitas tampilan.
Karena itu, peran Samsung Display kali ini tidak sekadar memasok panel OLED. Samsung Display memproduksi layar berdasarkan spesifikasi yang diminta Apple.
Setelah panel tersebut tersedia, Apple kemudian merancang bagian lain perangkat di sekeliling layar. Dengan pendekatan tersebut, layar menjadi salah satu fondasi utama dalam desain iPhone Duo.
Sementara itu, kemampuan Samsung Display dalam produksi OLED lipat berkembang selama bertahun-tahun. Samsung Electronics sendiri meluncurkan Galaxy Fold pertama pada 2019.
Sejak saat itu, Samsung Display melewati beberapa generasi teknologi layar lipat. Pengembangan tersebut berfokus pada sejumlah persoalan penting yang sejak awal menjadi tantangan utama perangkat lipat.
Samsung Display Punya Pengalaman Panjang
Teknologi layar lipat membutuhkan proses pengembangan yang berbeda dari panel OLED konvensional. Produsen harus memperhatikan bekas lipatan, ketahanan panel, hingga tingkat hasil produksi.
Samsung Display telah menghadapi persoalan tersebut melalui beberapa generasi produk. Pengalaman itu kemudian menjadi salah satu keunggulan perusahaan ketika Apple membutuhkan panel untuk perangkat dengan form factor baru.
Selain itu, kemampuan memproduksi OLED lipat dalam skala besar juga menjadi faktor penting. Apple membutuhkan panel yang memenuhi spesifikasi tertentu sekaligus mampu mendukung produksi perangkat dalam jumlah besar.
Dengan demikian, pengalaman Samsung Display tidak hanya berkaitan dengan desain panel. Kemampuan produksi dan pengembangan teknologi secara berkelanjutan turut menjadi pertimbangan penting.
The Elec juga melaporkan bahwa Apple setuju menggunakan panel OLED lipat secara eksklusif dari Samsung Display hingga tiga tahun. Kesepakatan tersebut menunjukkan besarnya peran Samsung Display dalam teknologi layar iPhone Duo.
Ketergantungan Apple pada Samsung Jadi Sorotan
Apple selama ini dikenal mementingkan diversifikasi pemasok. Strategi tersebut membantu perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap satu pemasok untuk komponen penting.
Namun, kondisi iPhone Duo memperlihatkan situasi yang berbeda. Apple memilih Samsung Display untuk komponen yang menjadi bagian paling penting dari form factor generasi pertama tersebut.
Seorang pejabat industri menilai keputusan itu menunjukkan betapa sulitnya mencari alternatif pemasok untuk teknologi layar lipat.
"Apple biasanya mementingkan diversifikasi pemasok. Jika mereka memercayakan komponen terpenting produk generasi pertamanya ke satu perusahaan, itu menunjukkan mencari alternatifnya tidaklah mudah."
Pernyataan tersebut menggambarkan posisi strategis Samsung Display dalam rantai pasok iPhone Duo. Terlebih lagi, layar lipat memiliki tuntutan teknologi dan produksi yang lebih tinggi dibandingkan panel OLED biasa.
Teknologi Korea Selatan Jadi Bagian Penting iPhone Duo
Linda Sui, pendiri Smart Analytics Global, juga menyoroti ketergantungan iPhone Duo terhadap Korea Selatan. Menurutnya, sejumlah teknologi kritis pada perangkat tersebut sangat bergantung pada kemampuan perusahaan dari negara tersebut.
Kondisi ini memperlihatkan hubungan yang menarik antara Apple dan Samsung. Kedua perusahaan bersaing ketat di pasar smartphone, tetapi teknologi dari Samsung tetap memainkan peran penting dalam produk Apple.
Sebelumnya, Samsung Display juga menjadi pemasok OLED eksklusif Apple ketika iPhone X debut pada 2017. Namun, kebutuhan iPhone Duo membawa hubungan tersebut ke tingkat yang berbeda karena panel kali ini harus mendukung layar lipat.
Perbedaannya cukup jelas. iPhone X memanfaatkan OLED fleksibel untuk mencapai desain layar edge-to-edge. Sementara itu, iPhone Duo membutuhkan panel yang dapat mengikuti mekanisme lipat.
Karena itu, Apple tidak sekadar mengambil panel dari lini Galaxy yang sudah tersedia. Samsung Display justru membuat panel sesuai spesifikasi Apple.
Mengapa Layar Menjadi Komponen Krusial?
Layar memiliki posisi khusus dalam pengembangan iPhone Duo karena bentuk perangkat sangat bergantung pada kemampuan panel tersebut. Apple harus menyesuaikan rancangan perangkat dengan karakteristik layar lipat yang tersedia.
Beberapa tantangan utama pada teknologi ini mencakup:
- Bekas lipatan: panel harus menghadapi persoalan tampilan pada area lipatan.
- Daya tahan: layar harus mampu bertahan menghadapi penggunaan dan mekanisme lipat.
- Produksi skala besar: Samsung Display perlu menjaga tingkat hasil produksi agar sesuai kebutuhan.
- Spesifikasi khusus: panel mengikuti kebutuhan desain dan teknologi yang Apple tentukan.
Dengan pengalaman Samsung Display selama beberapa generasi, perusahaan memiliki bekal teknologi yang relevan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Pada akhirnya, keberadaan Samsung Display di balik layar iPhone Duo memperlihatkan bahwa pengembangan smartphone modern tidak hanya bergantung pada kemampuan merek yang tampil di perangkat. Komponen dari pemasok tertentu juga dapat menentukan apakah sebuah konsep baru benar-benar bisa diwujudkan.
iPhone Duo menjadi contoh jelas dari kondisi tersebut. Apple menghadirkan form factor baru, sementara Samsung Display menyediakan salah satu teknologi paling penting untuk mewujudkannya.
Kesimpulan
iPhone Duo membawa perubahan besar melalui penggunaan layar lipat. Samsung Display memegang peran penting karena perusahaan tersebut memproduksi panel OLED lipat sesuai spesifikasi Apple.
Selain pengalaman panjang dalam mengembangkan layar lipat, Samsung Display juga memiliki kemampuan produksi dalam skala besar. Oleh karena itu, ketergantungan Apple terhadap pemasok tersebut menjadi sorotan, terutama karena perusahaan biasanya mengutamakan diversifikasi pemasok.
Di sisi lain, hubungan ini menunjukkan bahwa persaingan Apple dan Samsung tidak menghapus kerja sama di tingkat rantai pasok. Bahkan, teknologi Samsung Display menjadi salah satu fondasi penting bagi hadirnya form factor baru pada iPhone Duo.
