Otakonline.com - Jakarta, Morgan Stanley & Co. International Plc kembali mengakumulasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Perusahaan investasi tersebut membeli saham GOTO dalam jumlah besar pada Rabu (2/9).
Morgan Stanley membeli saham GOTO di bawah level Rp50 per saham. Transaksi tersebut berlangsung secara bertahap dengan status kepemilikan langsung.
Berdasarkan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Morgan Stanley melakukan tiga kali pembelian saham biasa GOTO. Jumlahnya mencapai miliaran lembar saham dalam satu rangkaian transaksi.
Morgan Stanley Borong Saham GOTO di Harga Rp25
Morgan Stanley membeli saham GOTO dengan harga Rp25 per lembar. Harga tersebut berada jauh di bawah level Rp50 yang selama ini menjadi perhatian investor.
Dalam transaksi tersebut, Morgan Stanley membeli saham sebanyak 12.577.872.400 lembar. Kemudian, pembelian berlanjut sebanyak 119.953.200 lembar.
Selain itu, perusahaan investasi tersebut kembali membeli 9.221.177.326 lembar saham biasa GOTO. Jika seluruh transaksi digabungkan, jumlah pembelian mencapai sekitar 21,92 miliar saham.
Dengan harga pembelian Rp25 per saham, Morgan Stanley mengeluarkan dana sekitar Rp547,97 miliar. Nilai transaksi tersebut menunjukkan besarnya akumulasi yang dilakukan dalam periode tersebut.
Sementara itu, transaksi berlangsung dengan status kepemilikan langsung. Artinya, Morgan Stanley mencatat saham hasil pembelian tersebut sebagai kepemilikan langsung.
Kepemilikan Morgan Stanley di GOTO Meningkat
Aksi pembelian tersebut kemudian meningkatkan jumlah saham GOTO yang dimiliki Morgan Stanley. Sebelumnya, perusahaan investasi itu memiliki 65.808.820.258 lembar saham.
Setelah transaksi, kepemilikan Morgan Stanley meningkat menjadi 87.487.916.784 lembar saham. Dengan jumlah tersebut, hak suara Morgan Stanley tercatat mencapai 7,5986%.
Peningkatan kepemilikan ini menjadi salah satu perkembangan penting dalam struktur pemegang saham GOTO. Terlebih lagi, transaksi berlangsung ketika harga saham GOTO masih berada di level rendah.
Namun, aksi akumulasi Morgan Stanley tidak langsung mengubah pergerakan harga saham GOTO di pasar. Saham perusahaan tetap bergerak stagnan pada level Rp50 per saham.
Harga Saham GOTO Masih Stagnan
Pada perdagangan Selasa (8/9/2026), harga saham GOTO tercatat berada di level Rp50 per saham sejak pembukaan perdagangan. Pergerakan tersebut melanjutkan kondisi stagnan yang berlangsung dalam tiga bulan perdagangan terakhir.
Dengan demikian, pembelian besar Morgan Stanley belum terlihat mendorong perubahan harga saham secara langsung. Pasar masih mempertahankan saham GOTO pada level Rp50.
Di sisi lain, aktivitas investor asing sepanjang 2026 menunjukkan tekanan jual yang masih cukup besar. GOTO mencatat net foreign sell atau jual bersih investor asing sebesar Rp2,69 triliun sepanjang tahun ini.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara aksi akumulasi Morgan Stanley dan pergerakan investor asing secara keseluruhan. Morgan Stanley justru meningkatkan kepemilikannya ketika aktivitas jual bersih asing masih tercatat.
Transaksi Besar di Tengah Tekanan Investor Asing
Aksi Morgan Stanley menjadi perhatian karena berlangsung ketika saham GOTO bergerak di level Rp50. Harga tersebut menjadi batas yang masih bertahan dalam perdagangan saham perseroan.
Selain itu, jumlah saham yang dibeli juga tergolong besar. Total pembelian mencapai lebih dari 21 miliar lembar saham melalui tiga transaksi.
Berikut rincian pembelian saham GOTO oleh Morgan Stanley:
12.577.872.400 lembar saham.
119.953.200 lembar saham.
9.221.177.326 lembar saham.
Harga pembelian: Rp25 per saham.
Total dana: sekitar Rp547,97 miliar.
Kepemilikan setelah transaksi: 87.487.916.784 lembar saham.
Hak suara: 7,5986%.
Selanjutnya, posisi Morgan Stanley di GOTO menjadi lebih besar dibandingkan sebelum transaksi. Kepemilikannya bertambah sekitar 21,68 miliar lembar saham dari posisi sebelumnya.
Namun, perkembangan tersebut perlu dilihat bersama kondisi perdagangan saham GOTO. Pasalnya, harga saham masih bertahan di Rp50 dan belum menunjukkan perubahan dalam beberapa bulan terakhir.
Apa Dampaknya bagi Saham GOTO?
Kenaikan kepemilikan Morgan Stanley menambah perhatian terhadap saham GOTO. Investor dapat mencermati perubahan struktur kepemilikan tersebut sebagai salah satu perkembangan dalam perdagangan saham perseroan.
Namun, transaksi pembelian saham tidak otomatis membuat harga GOTO naik. Pergerakan harga tetap berlangsung di pasar dan dipengaruhi aktivitas perdagangan yang terjadi.
Sementara itu, catatan net foreign sell sebesar Rp2,69 triliun menunjukkan tekanan jual investor asing secara keseluruhan sepanjang 2026. Karena itu, transaksi Morgan Stanley menjadi bagian penting untuk dicermati di tengah dinamika tersebut.
Pada akhirnya, harga GOTO masih bertahan di Rp50 pada perdagangan 8 September 2026. Di saat yang sama, Morgan Stanley telah meningkatkan kepemilikannya menjadi 87,49 miliar lembar saham.
Kesimpulan
Morgan Stanley kembali mengakumulasi saham GOTO dalam jumlah besar. Perusahaan investasi tersebut membeli sekitar 21,92 miliar saham pada harga Rp25 per lembar.
Total dana yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp547,97 miliar. Setelah transaksi, kepemilikan Morgan Stanley meningkat menjadi 87,49 miliar saham dengan hak suara 7,5986%.
Meski begitu, harga GOTO masih stagnan di Rp50. Kondisi tersebut berlangsung selama sekitar tiga bulan perdagangan terakhir. Sementara itu, investor asing secara keseluruhan masih mencatat net foreign sell Rp2,69 triliun sepanjang 2026.
