Sewa Motor Listrik untuk Ojol: Green SM dan GrabElectric Punya Skema Berbeda

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Sewa Motor Listrik untuk Ojol: Green SM dan GrabElectric Punya Skema Berbeda

Otakonline.com - Jakarta, pengemudi ojek online kini memiliki pilihan menggunakan motor listrik melalui layanan sewa. Green SM dan GrabElectric menawarkan skema tersebut dengan tarif, durasi, serta ketentuan yang berbeda.

Green SM menawarkan penggunaan motor listrik mulai Rp 39.000 per hari melalui skema rent-to-own atau sewa untuk memiliki. Sementara itu, GrabElectric menetapkan tarif sewa Rp 50.000 per hari dengan masa sewa minimal 30 hari.

Jika hanya melihat tarif harian, Green SM lebih murah Rp 11.000. Namun, pengemudi perlu memperhatikan komponen lain, seperti deposit, biaya penukaran baterai, durasi sewa, serta peluang memiliki kendaraan pada akhir program.

Green SM Menawarkan Opsi Kepemilikan

Green SM menawarkan sewa motor listrik untuk ojol mulai Rp 39.000 per hari melalui skema rent-to-own. Melalui program ini, pengemudi berkesempatan memiliki kendaraan setelah mengikuti program selama dua tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain peluang kepemilikan, Green SM menyebut potensi pendapatan hingga Rp 160.000 per hari bagi pengemudi yang memenuhi ketentuan program. Angka tersebut menjadi bagian dari informasi program dan tidak otomatis berlaku untuk seluruh pengemudi.

Green SM juga menyediakan pilihan sewa dengan periode tiga, enam, atau 12 bulan. Pada skema ini, pengemudi perlu membayar deposit sebesar Rp 150.000.

Untuk dua bulan pertama, Green SM menawarkan jaminan pendapatan Rp 160.000 per hari pada skema sewa tersebut. Pengemudi juga berpeluang memperoleh bonus berdasarkan performa.

Armada Green SM Bike menggunakan motor listrik VinFast. Dua model yang diperkenalkan dalam layanan ini adalah VinFast Evo dan Feliz II.

GrabElectric Menerapkan Sistem Tukar Baterai

GrabElectric menawarkan motor listrik dengan tarif sewa Rp 50.000 per hari. Karena kendaraan memakai tenaga listrik, pengemudi tidak perlu membayar bahan bakar seperti pada motor bermesin konvensional.

Untuk memenuhi kebutuhan energi, pengemudi dapat menukarkan baterai di shelter terdekat. Setiap penukaran baterai dikenai biaya Rp 8.000.

Dengan pengisian dua baterai, kendaraan dapat digunakan sekitar 8-10 jam sebelum pengemudi perlu melakukan penukaran kembali. Sistem ini membantu pengemudi melanjutkan aktivitas tanpa menunggu proses pengisian daya dalam waktu lama.

GrabElectric mengizinkan penggunaan kendaraan hingga pukul 22.00. Selain itu, pengemudi dapat membawa pulang kendaraan sehingga tidak harus kembali ke pool setiap selesai mengambil order.

Namun, GrabElectric menetapkan masa sewa minimal 30 hari. Armada dalam layanan ini berasal dari beberapa merek yang bekerja sama dengan Grab, antara lain Smoot Tempur, Viar New Q1, dan Viar N2.

Perbandingan Biaya dan Ketentuan

Perbedaan tarif menjadi hal pertama yang terlihat dari kedua layanan tersebut. Green SM menetapkan biaya mulai Rp 39.000 per hari, sedangkan GrabElectric mengenakan Rp 50.000 per hari.

Meski demikian, tarif harian tidak menggambarkan seluruh biaya penggunaan. Pada Green SM, pengemudi perlu mempertimbangkan deposit Rp 150.000 jika memilih periode sewa tiga, enam, atau 12 bulan.

Di sisi lain, GrabElectric mengenakan biaya Rp 8.000 setiap kali pengemudi menukarkan baterai. Karena itu, jumlah penukaran selama beroperasi dapat memengaruhi pengeluaran harian.

Kedua layanan juga menawarkan pola penggunaan yang berbeda. Green SM menyediakan program rent-to-own selama dua tahun, sehingga pengemudi memiliki peluang memperoleh kendaraan. GrabElectric berfokus pada layanan sewa dengan batas minimal 30 hari.

  • Green SM: tarif mulai Rp 39.000 per hari.
  • GrabElectric: tarif sewa Rp 50.000 per hari.
  • Green SM: opsi kepemilikan setelah program dua tahun.
  • GrabElectric: masa sewa minimal 30 hari.
  • GrabElectric: biaya penukaran baterai Rp 8.000.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Pengemudi

Pengemudi sebaiknya menilai kebutuhan penggunaan sebelum memilih layanan. Jika tujuan utama adalah mencari tarif harian yang lebih rendah dan peluang memiliki kendaraan, Green SM menawarkan skema yang lebih sesuai.

Sementara itu, GrabElectric dapat menjadi pilihan bagi pengemudi yang membutuhkan kendaraan listrik dengan sistem baterai tukar dan keleluasaan membawa motor pulang. Ketentuan penggunaan hingga pukul 22.00 juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Selain itu, pengemudi perlu menghitung biaya secara menyeluruh. Perhitungan tersebut mencakup tarif sewa, deposit, biaya penukaran baterai, lama penggunaan, serta ketentuan program pendapatan dan bonus.

Dengan demikian, pilihan terbaik tidak hanya bergantung pada selisih tarif Rp 11.000 per hari. Struktur program dan kebutuhan operasional masing-masing pengemudi turut menentukan layanan yang paling sesuai.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan