Yakovenko Bayangkan Jupiter Jadi Jalur Saham Tokenisasi via Fartcoin

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Yakovenko Bayangkan Jupiter Jadi Jalur Saham Tokenisasi via Fartcoin

Otakonline.com - Jakarta, Co-founder Solana Anatoly Yakovenko membayangkan Jupiter, router perdagangan utama di jaringan tersebut, menjadi jalur besar bagi perdagangan saham tokenisasi di Solana. Dalam skenario yang ia unggah di X pada Rabu, saham seperti Nvidia hingga SpaceX tokenisasi dapat diperdagangkan melalui Fartcoin.

Yakovenko menilai rute semacam itu berpotensi menjadi acuan harga bagi broker di Amerika Serikat. Gagasan tersebut memadukan pasar aset dunia nyata dengan mekanisme likuiditas yang selama ini berkembang di ekosistem keuangan terdesentralisasi.

Unggahan itu juga menghidupkan kembali ajakan Yakovenko pada April 2023. Saat itu, ia mendorong kehadiran lebih banyak aset wrapped di Solana agar Jupiter dapat menyalurkan perdagangan untuk lebih banyak pengguna.

Saham Tokenisasi di Solana Bisa Melewati Jalur Fartcoin

Jupiter mengumpulkan likuiditas dari puluhan tempat di Solana. Router tersebut kemudian dapat membagi satu pesanan ke beberapa jalur. Dalam praktiknya, sebuah perdagangan bisa menyentuh beberapa pool sebelum transaksi selesai.

Pool meme coin biasanya memiliki likuiditas yang dalam di jaringan Solana. Karena itu, router dapat mengirim sebagian perdagangan saham melalui Fartcoin atau FARTCOIN apabila jalur tersebut menawarkan biaya lebih rendah bagi trader.

Aggregator perdagangan selalu mencari jalur termurah. Pertimbangan itu tidak berkaitan dengan reputasi aset yang dilewati. Di situlah letak candaan Yakovenko, ketika token meme berpotensi menjadi penghubung bagi aset seperti saham Nvidia dan SpaceX.

Puncak gagasan tersebut berkaitan dengan National Best Bid and Offer atau NBBO. Istilah ini merujuk pada harga terbaik di seluruh bursa Amerika Serikat yang harus dipatuhi broker berdasarkan aturan SEC 611. Yakovenko membayangkan token lelucon yang secara tidak langsung membantu menyediakan acuan harga tersebut.

Perdagangan Saham Tokenisasi Mulai Berkembang

Skenario itu memiliki kaitan dengan perkembangan nyata di Solana. Grayscale baru-baru ini memasukkan Solana ke dalam jajaran jaringan yang memimpin perdagangan saham tokenisasi, dengan volume mingguan mendekati US$3 miliar.

SPCX mengacu pada eksposur terhadap SpaceX yang telah ditokenisasi. Ondo menambahkan token tersebut sebagai jaminan untuk perdagangan leverage pada Agustus. Di sisi lain, Jupiter juga telah mencantumkan saham tokenisasi berdampingan dengan pasar meme coin.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa batas antara aset kripto, instrumen keuangan, dan perdagangan terdesentralisasi semakin beririsan. Namun, kedalaman likuiditas tetap menjadi faktor penting dalam menentukan rute transaksi.

Likuiditas Fartcoin Membawa Risiko

FARTCOIN diperdagangkan di sekitar US$0,17 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$167 juta. Token itu naik sekitar 44 persen dalam 90 hari, tetapi masih berada 93 persen di bawah harga puncaknya pada Januari 2025.

Likuiditas meme coin yang besar juga membawa risiko. Analis on-chain sebelumnya menandai dugaan upaya manipulasi Fartcoin secara terkoordinasi pada April. Peristiwa tersebut membuat vault Hyperliquid kehilangan US$1,5 juta.

Karena itu, penggunaan Fartcoin sebagai jalur perdagangan tidak hanya menghadirkan lelucon tentang efisiensi harga. Struktur tersebut juga menyoroti risiko manipulasi, volatilitas, dan ketergantungan pada pool tertentu.

Dalam sepekan terakhir, Yakovenko beberapa kali menyindir pesaingnya, termasuk Robinhood Chain terkait biaya. Namun, unggahan terbarunya tampak lebih menyerupai tantangan kepada Wall Street daripada sekadar peta jalan pengembangan Jupiter.

Implikasi bagi Ekosistem Solana

Jika perdagangan saham tokenisasi terus bertumbuh, router seperti Jupiter dapat memainkan peran penting dalam menemukan likuiditas. Sistem tersebut memungkinkan satu pesanan mencari kombinasi jalur yang paling efisien di berbagai pool.

Meski begitu, efisiensi biaya tidak otomatis menghapus risiko pasar. Broker dan trader tetap perlu memperhatikan kualitas likuiditas, potensi manipulasi, serta perbedaan karakter antara saham tokenisasi dan meme coin.

Gagasan Yakovenko pada akhirnya menempatkan Fartcoin sebagai simbol dari cara kerja aggregator: aset yang paling murah dan likuid dapat menjadi bagian dari transaksi, terlepas dari status atau citranya di pasar.

Jaya Purnama
Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.