AMD Melonjak 15 Persen, Wall Street Cetak Rekor Baru

OtakOnline.com - New York Pasar saham Amerika Serikat kembali melanjutkan penguatan impresif pada perdagangan Selasa waktu setempat. Indeks S&P 500 dan Nasdaq sama-sama mencetak rekor penutupan baru setelah sentimen positif mendorong minat investor ke sektor teknologi dan kecerdasan buatan atau AI.

AMD melonjak 15 persen dan Wall Street cetak rekor baru

Momentum penguatan pasar kali ini dipimpin oleh saham chip dan teknologi besar. AMD menjadi sorotan utama setelah perusahaan berhasil melampaui ekspektasi earnings kuartal pertama 2026. Reaksi pasar langsung terlihat dengan lonjakan saham hingga 15 persen pada perdagangan after-hours.

Selain itu, optimisme pasar juga muncul dari perkembangan negosiasi Amerika Serikat dan Iran. Investor menilai potensi kesepakatan geopolitik dapat membantu menstabilkan pasar energi global. Di sisi lain, laporan keuangan emiten teknologi yang kuat terus memperkuat rally Wall Street.

AMD Melonjak 15 Persen Setelah Earnings Solid

AMD melaporkan pendapatan sebesar 10,25 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2026. Angka tersebut naik 38 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Hasil ini juga berhasil melampaui estimasi analis yang sebelumnya berada di kisaran 9,89 miliar dolar AS.

Laba per saham AMD tercatat sebesar 1,37 dolar AS. Sementara itu, pasar sebelumnya memperkirakan laba berada di level 1,29 dolar AS. Hasil tersebut membuat investor semakin optimistis terhadap prospek bisnis perusahaan di tengah ledakan permintaan AI global.

Kinerja paling mencolok datang dari divisi Data Center. Pendapatan segmen ini mencapai 5,8 miliar dolar AS atau tumbuh 57 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu memperkuat posisi AMD sebagai salah satu pemain utama dalam industri chip AI.

CEO AMD, Lisa Su, menyebut kuartal pertama tahun ini menjadi salah satu periode terbaik perusahaan. Ia menegaskan seluruh indikator utama menunjukkan pertumbuhan yang kuat, termasuk arus kas bebas dan ekspansi margin laba.

Berikut hasil utama earnings AMD:

  • Pendapatan: 10,25 miliar dolar AS
  • Laba per saham: 1,37 dolar AS
  • Pendapatan Data Center: 5,8 miliar dolar AS
  • Margin kotor non-GAAP: 55 persen
  • Pertumbuhan tahunan pendapatan: 38 persen

Setelah laporan dirilis, saham AMD langsung melonjak sekitar 15 persen ke area 205 dolar AS pada perdagangan setelah penutupan pasar. Investor kini memantau apakah rally tersebut mampu berlanjut pada sesi perdagangan reguler.

Wall Street Rekor Baru Berkat Optimisme AI

Kenaikan AMD ikut mendorong sentimen positif di pasar saham Amerika. Indeks S&P 500 ditutup di level rekor baru 7.259 poin. Sementara itu, Nasdaq juga menembus rekor penutupan tertinggi baru di 25.326 poin.

Penguatan pasar sebagian besar ditopang saham teknologi dan semikonduktor. Investor masih agresif masuk ke sektor AI karena pertumbuhan bisnis dinilai belum melambat. Selain AMD, sejumlah saham chip lain juga ikut menguat signifikan.

Micron Technology menjadi salah satu saham paling diperhatikan pekan ini. Kapitalisasi pasarnya kini mencapai 700 miliar dolar AS setelah sahamnya melonjak hampir 700 persen dalam satu tahun terakhir.

Namun, beberapa analis mulai mengingatkan potensi aksi ambil untung. Indikator teknikal menunjukkan saham Micron sudah berada di area jenuh beli. Meski begitu, permintaan chip memori untuk server AI masih menjadi faktor pendukung utama.

Sementara itu, saham NASDAQ:PLTR justru turun sekitar 3 persen meski berhasil melampaui estimasi laba. Investor tampaknya kecewa terhadap proyeksi kuartal kedua yang dianggap kurang agresif.

Nvidia Jadi Fokus Pasar Berikutnya

Perhatian investor kini mulai beralih ke laporan keuangan NASDAQ:NVDA yang dijadwalkan pada 20 Mei mendatang. Earnings Nvidia dianggap sebagai salah satu laporan paling penting tahun ini karena dapat menentukan arah sektor AI dan teknologi secara keseluruhan.

Ekspektasi pasar terhadap Nvidia terus meningkat setelah hasil kuat AMD. Saat ini, analis memperkirakan pendapatan Nvidia berada di kisaran 26 hingga 28 miliar dolar AS dengan pertumbuhan lebih dari 90 persen secara tahunan.

Saham Nvidia sendiri sudah naik sekitar 40 persen sepanjang tahun ini. Volatilitas diperkirakan akan meningkat menjelang tanggal earnings karena investor mulai melakukan positioning.

Beberapa level teknikal yang dipantau pelaku pasar antara lain:

  • Support: 1.150 dolar AS
  • Resistance: 1.250 dolar AS
  • Potensi volatilitas tinggi menjelang earnings

Selain Nvidia, pasar juga menunggu laporan dari NASDAQ:COIN dan NYSE:UBER minggu ini. Coinbase mendapat dukungan dari penguatan harga Bitcoin, sementara Uber dipantau dari sisi pertumbuhan layanan ride-sharing dan pengantaran makanan.

Optimisme Trump-Iran Dorong Sentimen Positif

Selain faktor earnings, pasar juga didorong perkembangan geopolitik. Optimisme terhadap potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran membantu menekan harga minyak dunia.

Harga minyak WTI turun sekitar 3,9 persen ke level 102,27 dolar AS. Sementara itu, minyak Brent melemah 4 persen menjadi 109,87 dolar AS. Penurunan harga energi memberi ruang positif bagi pasar saham karena mengurangi tekanan inflasi.

Meski begitu, sejumlah analis mengingatkan bahwa situasi geopolitik masih rapuh. Jika negosiasi gagal, sektor defensif dan energi diperkirakan kembali menjadi pilihan investor.

Di sisi lain, rotasi dana ke saham growth masih terus berlangsung. Sektor teknologi dan material menjadi pemimpin penguatan pasar pada perdagangan terakhir.

Tim Analis Gotrade Siapkan Pembahasan Khusus

Tim analis Gotrade Indonesia dijadwalkan menggelar sesi live stream market update malam ini pukul 20.00 WIB. Acara tersebut akan membahas secara mendalam hasil earnings AMD serta strategi menghadapi laporan Nvidia.

Beberapa topik yang akan dibahas meliputi:

  • Analisis chart AMD pasca earnings
  • Strategi positioning menjelang Nvidia
  • Screening saham AI potensial
  • Dampak kesepakatan Iran terhadap pasar
  • Peluang trading jangka pendek dan swing trade

Selain itu, sesi tanya jawab interaktif juga akan dibuka untuk membahas strategi investasi dan pergerakan saham tertentu. Momentum rally pasar saat ini dinilai menjadi peluang menarik, terutama bagi investor yang fokus pada sektor teknologi dan AI.

AMD melonjak 15 persen menjadi bukti bahwa antusiasme terhadap industri AI masih sangat kuat. Namun, investor tetap perlu memperhatikan volatilitas tinggi dan potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek.

0 Komentar Untuk "AMD Melonjak 15 Persen, Wall Street Cetak Rekor Baru"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel