BYD Pangkas Harga Denza D9, Jarak Tempuh Tembus 1.480 Km

OtakOnline.com China - BYD pangkas harga Denza D9 melalui peluncuran varian terbaru Flash Charging Luxury Variant di pasar China. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan konsumen dengan menawarkan harga yang lebih kompetitif tanpa mengorbankan teknologi utama yang menjadi andalan kendaraan tersebut.

BYD Pangkas Harga Denza D9, Jarak Tempuh Tembus 1.480 Km

Varian baru ini hadir dengan banderol mulai 329.800 yuan atau sekitar Rp730 jutaan. Harga tersebut lebih rendah sekitar 30.000 yuan dibandingkan varian dasar sebelumnya. Meski demikian, BYD tetap mempertahankan sistem penggerak plug-in hybrid (PHEV), penggerak semua roda (AWD), serta berbagai teknologi keselamatan modern.

Strategi tersebut menunjukkan persaingan industri otomotif China yang semakin ketat. Produsen tidak hanya berlomba menghadirkan kendaraan dengan harga menarik, tetapi juga tetap menawarkan fitur dan performa yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen modern.

BYD Pangkas Harga Denza D9 dengan Teknologi Tetap Lengkap

Keputusan BYD pangkas harga Denza D9 dilakukan tanpa mengubah sistem penggerak utama kendaraan. MPV premium ini masih mengandalkan mesin bensin 1.5 liter turbo yang dipadukan dua motor listrik.

Motor listrik depan menghasilkan tenaga sebesar 200 kW, sedangkan motor belakang memiliki tenaga 45 kW. Mesin bensinnya sendiri mampu menghasilkan tenaga 115 kW dengan torsi mencapai 225 Nm. Seluruh tenaga tersebut disalurkan melalui sistem AWD sehingga tetap memberikan performa optimal di berbagai kondisi jalan.

Selain itu, Denza D9 masih menggunakan Blade Battery generasi kedua berkapasitas 58,5 kWh. Baterai tersebut memungkinkan kendaraan menempuh hingga 350 kilometer dalam mode listrik penuh berdasarkan standar CLTC.

Sementara itu, jika dikombinasikan dengan mesin bensin, jarak tempuh total kendaraan diklaim mampu mencapai 1.480 kilometer. Angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan jauh.

Fitur Premium Dikurangi, Performa Tetap Maksimal

Meski harga dibuat lebih murah, BYD tidak memangkas teknologi inti kendaraan. Pengurangan hanya dilakukan pada sejumlah fitur kenyamanan di dalam kabin.

Beberapa fitur yang dihilangkan meliputi:

  • Head-Up Display (HUD).
  • Layar hiburan penumpang depan berukuran 15,6 inci.
  • Sistem pewangi kabin.
  • Ornamen kayu asli.
  • Fitur pijat kursi penumpang depan.
  • Penyangga pinggang elektrik.
  • Pemanas dan ventilasi kursi baris kedua.

Namun begitu, sistem suspensi DiSus-C Intelligent Damping Body Control masih tetap digunakan. Walaupun demikian, beberapa komponen kelas atas seperti dual-valve mechanical hardware dan road preview sensor tidak lagi disematkan pada varian ini.

Di sisi lain, dimensi kendaraan tetap sama dengan varian lain. Denza D9 memiliki panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.900 mm, serta wheelbase mencapai 3.110 mm yang memberikan ruang kabin luas untuk seluruh penumpang.

Teknologi LiDAR dan Flash Charging Tetap Dipertahankan

Salah satu keunggulan yang tetap dipertahankan adalah teknologi bantuan mengemudi berbasis LiDAR. Hal ini membuat Denza D9 masih mampu bersaing di segmen MPV premium.

Mobil tersebut dibekali:

  • 1 sensor LiDAR di bagian atap.
  • 3 radar gelombang milimeter 4D.
  • 11 kamera.
  • 12 sensor ultrasonik.
  • Sistem God's Eye 5.0 Intelligent Driving Assistance.

Selain itu, teknologi Flash Charging juga masih menjadi nilai jual utama. BYD mengklaim sistem direct-drive dual-gun supercharging mampu mengisi daya penuh hanya dalam waktu sekitar sembilan menit pada kondisi pengujian internal.

Bahkan pada suhu ekstrem mencapai minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian hanya bertambah sekitar tiga menit. Teknologi tersebut menjadi salah satu inovasi penting untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan elektrifikasi.

Penjualan Denza Terus Mengalami Peningkatan

Peluncuran varian baru dilakukan ketika penjualan Denza terus menunjukkan tren positif di pasar domestik China.

Pada April 2026, penjualan Denza tercatat sekitar 10.638 unit. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 15.620 unit pada Mei 2026.

Sementara itu, penjualan kembali naik menjadi 18.631 unit sepanjang Juni 2026. Tren tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap kendaraan premium elektrifikasi masih sangat kuat.

Karena itu, BYD optimistis kehadiran varian dengan harga lebih terjangkau akan memperluas pangsa pasar sekaligus memperkuat posisi Denza di segmen MPV premium.

Persaingan MPV Premium Semakin Ketat

Pasar MPV premium di China kini mengalami perubahan yang cukup besar. Jika sebelumnya didominasi kendaraan bermesin konvensional, kini segmen tersebut mulai dipenuhi mobil listrik murni maupun plug-in hybrid.

BYD melihat peluang besar melalui Denza D9 yang menawarkan fleksibilitas penggunaan. Pengguna dapat menikmati perjalanan menggunakan tenaga listrik untuk aktivitas harian, sekaligus tetap mengandalkan mesin bensin ketika melakukan perjalanan jarak jauh.

Selain efisien, kendaraan jenis PHEV juga dianggap mampu mengurangi kekhawatiran terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian daya di beberapa wilayah.

Meskipun persaingan semakin ketat, kombinasi harga yang lebih kompetitif, teknologi LiDAR, Blade Battery generasi kedua, sistem AWD, serta kemampuan menempuh jarak hingga 1.480 kilometer menjadi modal kuat bagi Denza D9 untuk menarik lebih banyak konsumen.

Melalui strategi terbaru ini, BYD tidak hanya berfokus pada perang harga, tetapi juga mempertahankan inovasi teknologi sebagai nilai tambah utama. Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana produsen otomotif China terus meningkatkan daya saing di pasar kendaraan elektrifikasi global.

0 Komentar Untuk "BYD Pangkas Harga Denza D9, Jarak Tempuh Tembus 1.480 Km"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel