CMF Buds Neo Resmi Meluncur, Bawa ANC dan Baterai hingga 52 Jam
OtakOnline.com, Jakarta - CMF Buds Neo resmi meluncur sebagai produk TWS terbaru dari CMF. Perangkat ini hadir sebagai pilihan paling terjangkau dalam jajaran earphone nirkabel milik perusahaan.
Walau menyasar segmen harga lebih rendah, CMF tidak memangkas seluruh fitur penting. Buds Neo tetap membawa active noise cancelling atau ANC, Bluetooth 6.0, dan sistem empat mikrofon.
Daya tahan baterainya juga menjadi daya tarik. CMF mengklaim perangkat mampu digunakan hingga 11 jam tanpa ANC. Jika digabungkan dengan charging case, total pemakaian mencapai 52 jam.
Untuk sementara, CMF Buds Neo masih dipasarkan di India. Harganya ditetapkan 1.999 rupee atau sekitar Rp360 ribuan. Posisi tersebut membuatnya menarik untuk pengguna yang mengutamakan fitur dengan harga terjangkau.
CMF Buds Neo Mengusung Desain Khas CMF
Dari sisi desain, CMF Buds Neo mempertahankan bahasa visual yang sudah terlihat pada lini TWS sebelumnya. Bentuknya memiliki kemiripan dengan CMF Buds 2 dan CMF Buds 2 Pro.
Charging case menjadi bagian yang cukup menarik perhatian. CMF menggunakan bentuk casing dengan elemen menyerupai dial.
Namun, terdapat perbedaan penting pada fungsi dial tersebut. Pada CMF Buds Neo, dial hanya menjadi bagian dari desain.
Artinya, pengguna tidak dapat memakainya untuk mengatur volume atau mengendalikan fungsi tertentu. Elemen tersebut lebih ditujukan untuk memperkuat karakter visual produk.
Sementara itu, earbuds menggunakan format in-ear. Eartip silikon disediakan untuk membantu memberikan posisi yang lebih nyaman dan stabil.
CMF menyediakan tiga pilihan warna. Pilihannya adalah Black, Dark Blue, dan White.
Konsep dual-tone digunakan pada earbuds dan charging case. Desain ini membuat tampilannya tetap memiliki identitas khas CMF meski berada di segmen harga terjangkau.
Selain estetika, bentuk in-ear juga memiliki manfaat lain. Posisi eartip yang menutup sebagian saluran telinga dapat membantu mengurangi suara lingkungan sebelum ANC bekerja.
Audio CMF Buds Neo Menggunakan Driver 12,4 mm
CMF membekali perangkat dengan driver dinamis berukuran 12,4 mm. Driver tersebut bertugas menghasilkan suara dari berbagai jenis konten.
Pengguna juga mendapatkan fitur custom EQ. Dengan fitur ini, karakter suara dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
Selain itu, tersedia spatial audio static. Fitur tersebut dirancang untuk memberikan sensasi ruang suara yang lebih luas.
Konektivitas menjadi bagian lain yang cukup menarik. CMF Buds Neo sudah menggunakan Bluetooth 6.0.
Standar tersebut menjadi salah satu pembaruan dibandingkan teknologi koneksi pada perangkat audio generasi sebelumnya. CMF juga memberikan dukungan codec AAC dan SBC.
Untuk kebutuhan lingkungan yang bising, CMF menyediakan ANC. Sistem tersebut memiliki rating peredaman kebisingan hingga -35 dB.
ANC dapat membantu mengurangi suara dari lingkungan sekitar. Fitur ini berguna ketika pengguna mendengarkan musik di tempat ramai atau melakukan perjalanan.
Namun, tingkat peredaman aktual dapat berbeda. Kondisi lingkungan, bentuk telinga, pemasangan eartip, dan jenis suara dapat memengaruhi hasilnya.
CMF juga menyematkan ENC. Fitur tersebut membantu proses komunikasi suara dengan mengurangi gangguan suara sekitar.
Total terdapat empat mikrofon pada perangkat. Kombinasi ANC, ENC, dan empat mikrofon membuat Buds Neo cukup fleksibel untuk penggunaan sehari-hari.
Baterai Tahan Lama untuk Aktivitas Harian
Daya tahan menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan pada CMF Buds Neo. Earbuds mampu digunakan hingga 11 jam dalam sekali pengisian ketika ANC tidak digunakan.
Jika charging case ikut digunakan, total daya tahan mencapai 52 jam. Angka tersebut cukup besar untuk perangkat TWS di kelas harganya.
Pengguna dapat memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas. Misalnya, mendengarkan musik, menonton video, mengikuti kelas daring, atau melakukan panggilan.
Namun, durasi penggunaan sebenarnya tetap dapat berbeda. Aktivasi ANC, tingkat volume, kualitas koneksi, dan pola pemakaian dapat memengaruhi konsumsi daya.
Karena itu, angka 52 jam sebaiknya dipahami sebagai kapasitas total dalam kondisi penggunaan yang mendukung klaim tersebut.
Dari sisi perlindungan, earbuds memiliki rating IP55. Sertifikasi ini memberikan perlindungan terhadap debu dan semburan air.
Charging case memiliki rating IPX2. Perlindungannya lebih rendah dibandingkan earbuds.
Karena itu, pengguna tetap perlu berhati-hati ketika membawa charging case ke area basah. Earbuds memang memiliki perlindungan lebih baik, tetapi bukan berarti dirancang untuk direndam.
Harga CMF Buds Neo Lebih Murah dari CMF Buds 2a
CMF Buds Neo saat ini tersedia di India dengan harga 1.999 rupee. Jika dikonversikan, harganya berada di kisaran Rp360 ribuan.
Posisi tersebut menjadikannya model paling murah dalam jajaran TWS CMF. Harganya juga jauh di bawah CMF Buds 2a yang dipasarkan di Indonesia seharga Rp669.000.
Perbandingan tersebut menunjukkan strategi CMF untuk memperluas pilihan produk di segmen entry-level. Pengguna dengan anggaran terbatas tetap mendapatkan sejumlah fitur modern.
Beberapa fitur utama CMF Buds Neo meliputi:
- ANC dengan peredaman hingga -35 dB.
- Bluetooth 6.0 dengan codec AAC dan SBC.
- Driver dinamis berukuran 12,4 mm.
- Custom EQ dan spatial audio static.
- Empat mikrofon dengan dukungan ENC.
- Daya tahan hingga 11 jam tanpa ANC.
- Total penggunaan hingga 52 jam bersama charging case.
- Rating IP55 pada earbuds.
- Rating IPX2 pada charging case.
- Tiga pilihan warna, yaitu Black, Dark Blue, dan White.
Namun, harga sekitar Rp360 ribuan tersebut merupakan hasil konversi dari harga India. Harga di Indonesia bisa berbeda jika perangkat nantinya resmi dipasarkan.
Faktor seperti pajak, biaya distribusi, kurs, dan strategi harga lokal dapat memengaruhi banderol akhir. Karena itu, calon pembeli sebaiknya menunggu informasi resmi mengenai pasar Indonesia.
Peluang CMF Buds Neo di Pasar Indonesia
Jika melihat spesifikasinya, CMF Buds Neo membawa kombinasi yang cukup menarik untuk kelas entry-level. Fitur ANC menjadi salah satu nilai jual yang paling menonjol.
Bluetooth 6.0 juga memberikan nilai tambah dari sisi konektivitas. Sementara itu, baterai hingga 52 jam dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang sering menggunakan TWS sepanjang hari.
Di sisi lain, CMF tetap mempertahankan desain yang menjadi identitas produknya. Charging case dengan elemen dial membuatnya terlihat berbeda dibandingkan TWS murah pada umumnya.
Namun, dial tersebut tidak memiliki fungsi khusus. Hal ini perlu diketahui agar calon pembeli tidak mengira bagian tersebut merupakan kontrol tambahan.
Untuk pengguna yang membutuhkan TWS sederhana, Buds Neo menawarkan fitur yang cukup lengkap. Perangkat juga cocok bagi konsumen yang mengutamakan ANC dan daya tahan baterai.
Sementara itu, pengguna yang menginginkan fitur lebih lengkap dapat mempertimbangkan model CMF yang berada di atasnya. Pilihan tersebut tentu kembali pada kebutuhan dan anggaran masing-masing.
Hingga kini, CMF Buds Neo masih berfokus di pasar India. Kehadirannya di Indonesia belum disertai informasi harga resmi.
Jika CMF membawa harga kompetitif ke Indonesia, produk ini berpotensi menarik perhatian pasar. Terlebih, kebutuhan terhadap TWS dengan ANC semakin luas.
Dengan desain modern, Bluetooth 6.0, driver 12,4 mm, ANC, dan baterai hingga 52 jam, CMF Buds Neo menawarkan paket yang cukup solid.
Karena itu, produk ini layak dipantau oleh konsumen yang mencari TWS terjangkau. Terutama bagi mereka yang menginginkan fitur peredam bising tanpa harus masuk ke kelas harga yang lebih tinggi.

0 Komentar Untuk "CMF Buds Neo Resmi Meluncur, Bawa ANC dan Baterai hingga 52 Jam"
Posting Komentar