Microsoft Elevate AI for Educators Dorong Guru Kuasai AI
OtakOnline.com – Jakarta - Microsoft Indonesia bersama Biji-biji Initiative dan Mereka resmi menghadirkan program Microsoft Elevate AI for Educators untuk para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di Indonesia. Program gratis ini dirancang agar guru mampu memahami sekaligus menerapkan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam kegiatan belajar mengajar.
Program Microsoft Elevate AI for Educators mulai berjalan sejak Oktober 2025. Menariknya, program ini terbuka untuk seluruh guru di Indonesia tanpa syarat kemampuan teknologi dasar. Karena itu, guru dari berbagai daerah bisa ikut belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan terbaru.
Selain itu, peserta mendapatkan modul khusus AI for Educators dari Microsoft. Materi tersebut mencakup pembelajaran abad ke-21 atau 21st Century Learning Design hingga peluang memperoleh sertifikasi Microsoft Certified Educator. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan digital yang kini semakin dibutuhkan di Indonesia.
Microsoft Elevate AI for Educators Bantu Guru Adaptif dengan Teknologi
Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir, menegaskan bahwa guru tidak boleh hanya menjadi pengguna pasif teknologi AI. Menurutnya, pendidik harus mampu memanfaatkan AI secara kreatif dan kritis agar proses belajar semakin relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ia mengatakan bahwa guru memegang peran penting dalam membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, Microsoft Indonesia berkomitmen mendukung transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan melalui program ini.
Sementara itu, program Microsoft Elevate AI for Educators menggunakan metode pembelajaran terstruktur bernama LEAPS. Sistem ini terdiri dari lima tahapan penting agar peserta benar-benar memahami penerapan AI di ruang kelas.
Tahapan LEAPS meliputi:
- Learn, yaitu mempelajari modul AI secara mendalam
- Explore, yaitu langsung menerapkan AI saat mengajar
- Amplify, yakni membagikan ilmu kepada siswa dan rekan guru
- Present, yaitu mendokumentasikan praktik pembelajaran di media sosial
- Shine, yakni pemberian penghargaan kepada peserta terbaik
Melalui metode tersebut, guru tidak hanya belajar teori. Namun, mereka juga didorong untuk langsung mempraktikkan penggunaan AI dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari.
AI Educator Summit Jadi Ajang Apresiasi Guru Indonesia
Sebagai puncak program, Microsoft Indonesia menggelar AI Educator Summit pada 4 Mei 2026 di kantor pusat Microsoft Indonesia, Jakarta. Acara ini menjadi bentuk apresiasi kepada guru yang berhasil mengadopsi AI secara aktif dalam proses belajar mengajar.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen. Selain itu, summit ini memperlihatkan bagaimana kolaborasi pemerintah dan sektor swasta mampu mempercepat transformasi pendidikan digital di Indonesia.
Tercatat ada 20 AI Educator Champion dari berbagai wilayah Indonesia yang hadir dalam acara tersebut. Para peserta berasal dari Aceh, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah hingga Papua Barat Daya.
Tidak hanya menerima penghargaan, para guru juga memamerkan prototipe Copilot Agent hasil karya mereka. Inovasi tersebut menjadi bukti bahwa AI dapat diterapkan secara bertanggung jawab di lingkungan pendidikan.
Guru Tampilkan Inovasi AI di Ruang Kelas
Beberapa guru memanfaatkan AI untuk membantu pembuatan materi belajar interaktif. Selain itu, ada pula yang menggunakan Copilot Agent untuk mendukung pembelajaran kreatif dan pengembangan literasi digital siswa.
Pendekatan tersebut dinilai mampu membuat proses belajar lebih menarik. Di sisi lain, guru juga dapat menghemat waktu dalam menyusun materi pembelajaran.
Group CEO Biji-biji Initiative, Rashvin Pal Singh, menilai penguatan kompetensi AI bagi guru harus sesuai kebutuhan nyata di lapangan. Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik nyata akan membuat guru lebih siap menghadapi perubahan teknologi.
Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teknologi. Namun, program tersebut juga mendorong guru menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Percepat Pendidikan Digital
Dukungan terhadap program Microsoft Elevate AI for Educators juga datang dari Staf Khusus Wakil Presiden RI, Achmad Adhitya. Ia menilai kolaborasi antara Microsoft Indonesia, Biji-biji Initiative, dan Mereka menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah dan swasta.
Menurutnya, kerja sama seperti ini penting untuk mempercepat kesiapan tenaga pendidik menghadapi era digital. Sebab, perkembangan AI diperkirakan akan terus memengaruhi berbagai sektor, termasuk pendidikan.
Di akhir acara, penghargaan khusus diberikan kepada lima guru terbaik. Mereka mendapat kesempatan berangkat ke Singapura sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam mengembangkan kemampuan AI dan coding.
Kelima guru tersebut tidak hanya menyelesaikan program Microsoft Elevate AI for Educators. Mereka juga aktif mengikuti pelatihan coding melalui program Minecraft for Education bersama Alkademi.
Ke depannya, AI Educator Summit diharapkan menjadi langkah awal bagi guru Indonesia untuk terus mengembangkan kompetensi AI. Dengan begitu, para pendidik tidak hanya menjadi pembelajar teknologi, tetapi juga penggerak perubahan dalam ekosistem pendidikan nasional.

0 Komentar Untuk "Microsoft Elevate AI for Educators Dorong Guru Kuasai AI"
Posting Komentar