Harga Baterai Jaecoo J5 Tembus Rp174 Juta
OtakOnline.com, Bogor - Harga baterai Jaecoo J5 menjadi perhatian pasar otomotif nasional setelah Jaecoo Indonesia mengungkap biaya penggantian baterai mobil listrik tersebut mencapai Rp174 juta. Angka itu langsung menarik perhatian karena nilainya lebih dari setengah harga unit kendaraan.
Harga baterai Jaecoo J5 menjadi topik hangat di tengah tingginya minat masyarakat terhadap mobil listrik di Indonesia sepanjang 2026. Selain menawarkan harga kompetitif, SUV listrik ini juga menjadi salah satu model yang paling banyak dibicarakan di pasar.
Namun, di balik banderol yang dianggap menarik, konsumen kini mulai memperhatikan biaya kepemilikan jangka panjang. Salah satu yang paling penting adalah baterai, karena komponen ini menjadi bagian utama pada kendaraan listrik modern.
Harga Baterai Jaecoo J5 Tembus Rp174 Juta
Jaecoo Indonesia akhirnya membuka angka resmi terkait biaya penggantian baterai Jaecoo J5 di pasar Indonesia.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohamad Ilham Pratama mengatakan biaya pergantian baterai mencapai sekitar Rp170 juta hingga Rp174 juta termasuk pemasangan di dealer resmi.
Nominal itu langsung menjadi sorotan.
Pasalnya, Jaecoo J5 saat ini dijual mulai Rp279,9 juta untuk varian Standard. Sementara itu, tipe Premium dipasarkan Rp309,9 juta.
Artinya, harga baterai Jaecoo J5 mengambil porsi besar dari nilai kendaraan.
Secara sederhana, lebih dari separuh harga mobil berada di komponen baterai.
Selain itu, hal ini memperlihatkan bahwa baterai masih menjadi komponen paling mahal pada mobil listrik.
Jaecoo J5 sendiri menggunakan baterai berkapasitas 60,9 kWh.
Pabrikan mengklaim baterai tersebut mampu membawa kendaraan menempuh jarak hingga 461 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Kapasitas itu dipakai pada dua varian utama.
Berikut rinciannya:
- Jaecoo J5 Standard: Rp279,9 juta
- Jaecoo J5 Premium: Rp309,9 juta
- Kapasitas baterai: 60,9 kWh
- Klaim jarak tempuh: 461 km NEDC
- Biaya penggantian baterai: Rp174 juta
Karena itu, informasi ini dinilai penting bagi calon pembeli sebelum memutuskan membeli mobil listrik.
Garansi Harga Baterai Jaecoo J5 Punya Aturan Khusus
Selain soal biaya, Jaecoo Indonesia juga menjelaskan mekanisme klaim garansi baterai.
Garansi baterai Jaecoo J5 berlaku selama:
- 8 tahun, atau
- 160.000 kilometer
Namun ada aturan yang perlu dipahami konsumen.
Garansi tersebut terikat pada pembeli pertama atau data kendaraan yang tercatat resmi.
Jika mobil dijual ke pemilik baru, status garansi pembeli pertama selesai.
Meski begitu, garansi kendaraan tetap bisa diteruskan.
Pemilik baru perlu mengajukan pembaruan data ke dealer resmi Jaecoo.
Dealer nantinya akan memproses administrasi dan menghitung ulang masa garansi yang tersisa.
Proses klaim baterai di dealer resmi
Saat baterai mengalami gangguan, pemilik mobil akan melalui beberapa tahap.
Prosesnya meliputi:
- Pemeriksaan kendaraan di dealer
- Verifikasi garansi aktif
- Pengajuan dokumen
- Pemesanan baterai dari stok resmi
- Pengiriman unit ke dealer
- Pemasangan teknisi
- Uji kendaraan setelah pergantian
Menurut Jaecoo Indonesia, proses ini bisa berlangsung sekitar satu sampai dua hari.
Waktu tersebut bergantung pada ketersediaan stok dan kelengkapan dokumen.
Selain itu, layanan dealer disebut sudah disiapkan untuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik Jaecoo di Indonesia.
Jaecoo J5 Jadi SUV Listrik yang Banyak Dilirik
Pasar mobil listrik Indonesia sepanjang awal 2026 berkembang cepat.
Jaecoo J5 menjadi salah satu model yang paling menonjol.
SUV listrik ini mencuri perhatian karena desain modern dan harga yang dinilai kompetitif.
Di sisi lain, biaya baterai membuat konsumen mulai menghitung total kepemilikan kendaraan secara lebih rinci.
Banyak pembeli kini tidak hanya melihat harga beli awal.
Namun mereka juga mulai memperhitungkan:
- Biaya servis berkala
- Garansi baterai
- Harga penggantian baterai
- Ketersediaan dealer
- Harga jual kembali
- Infrastruktur pengisian daya
Karena itu, transparansi soal harga baterai Jaecoo J5 dianggap memberi gambaran lebih jelas kepada konsumen.
Langkah tersebut juga dinilai membantu pasar kendaraan listrik menjadi lebih terbuka.
Harga Baterai Model Jaecoo Lain Juga Jadi Sorotan
Selain J5, Jaecoo Indonesia juga mengungkap informasi baterai untuk model lain.
Model tersebut adalah:
- Jaecoo J7 SHS-P
- Jaecoo J8 SHS-P Ardis
Keduanya masuk kategori plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV.
J7 SHS-P memakai baterai 18,3 kWh.
Sementara itu, J8 SHS-P Ardis menggunakan baterai 34,46 kWh.
Meski harga penggantian dua model itu belum dijelaskan secara rinci, perhatian pasar tetap tinggi.
Pasalnya, biaya baterai kini menjadi faktor penting dalam keputusan membeli kendaraan elektrifikasi.
Meskipun begitu, tren kendaraan listrik di Indonesia masih bergerak positif.
Minat konsumen tetap besar.
Terutama karena pilihan model makin banyak dan teknologi terus berkembang.
Harga baterai Jaecoo J5 yang diumumkan saat ini akhirnya memberi gambaran nyata soal biaya jangka panjang mobil listrik.
Selain menjadi informasi penting untuk konsumen, angka tersebut juga menegaskan satu hal.
Di era kendaraan listrik, baterai bukan hanya sumber tenaga utama.
Namun juga komponen paling menentukan nilai kendaraan dari awal pembelian hingga masa pemakaian bertahun-tahun.

0 Komentar Untuk "Harga Baterai Jaecoo J5 Tembus Rp174 Juta"
Posting Komentar