OJK Catat Pasar Modal Tumbuh Positif, Investor Asing Masuk Deras

Otakonline.com - Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pasar modal Indonesia tumbuh positif sepanjang Agustus 2026. Arus dana asing yang masuk menjadi salah satu penopang utama penguatan pasar.

OJK Catat Pasar Modal Tumbuh Positif, Investor Asing Masuk Deras

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan IHSG menutup perdagangan Agustus di level 6.525,48. Angka tersebut mencerminkan penguatan 4,64% secara month-to-month (MtM).

Selain pasar saham, aliran dana asing juga masuk ke pasar obligasi. Minat investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) tetap positif dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp15,35 triliun sepanjang Agustus 2026.

IHSG Menguat 4,64% pada Agustus 2026

Kinerja IHSG menunjukkan pemulihan pasar modal domestik sepanjang Agustus. Pada akhir bulan tersebut, indeks berada di level 6.525,48.

Dengan posisi tersebut, IHSG mencatat kenaikan 4,64% dibandingkan bulan sebelumnya. Penguatan ini berlangsung bersamaan dengan berlanjutnya arus modal asing ke pasar saham Indonesia.

Hasan menilai resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik tetap manageable. Sementara itu, investor asing mencatat net buy saham domestik sebesar Rp1,19 triliun selama Agustus.

"Kinerja industri pengelolaan investasi tetap terjaga baik di bulan laporan. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp 652,88 triliun per 31 Agustus 2026 atau meningkat 0,05% month-to-month. Adapun investor reksa dana membukukan net redemption sebesar Rp 8,5 triliun secara month-to-month," ujar Hasan dalam konferensi pers RDKB Agustus secara online, Senin (7/9/2026).

Likuiditas Pasar Saham Membaik

Selain penguatan IHSG, OJK juga melihat perbaikan pada likuiditas pasar saham. Rata-rata bid-ask spread pada Agustus 2026 tercatat sebesar 1,17%.

Angka tersebut menyempit dari 1,33% pada bulan sebelumnya. Penyempitan spread menunjukkan kondisi likuiditas yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Hasan, kondisi tersebut sejalan dengan arah pemulihan pergerakan pasar domestik. Dengan demikian, pasar saham tidak hanya mencatat penguatan indeks, tetapi juga menunjukkan perkembangan pada sisi likuiditas.

Aliran dana asing turut menjadi perhatian. Investor asing melanjutkan pembelian bersih saham domestik dengan nilai Rp1,19 triliun.

Sementara itu, arus dana asing juga bergerak positif di pasar obligasi. Kondisi tersebut memperlihatkan minat investor asing tidak hanya terkonsentrasi pada instrumen saham.

Investor Asing Masuk ke Pasar SBN

Pasar obligasi turut mencatat kinerja positif sepanjang Agustus 2026. Investor asing membukukan net buy SBN sebesar Rp15,35 triliun.

Di sisi lain, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) juga mengalami penguatan. Indeks tersebut naik 2,23% secara bulanan.

ICBI kemudian mencapai level 410,04 pada akhir Agustus 2026. Penguatan ini melengkapi kinerja positif pasar saham selama periode yang sama.

Dengan adanya pembelian bersih pada saham dan SBN, aliran dana asing menjadi salah satu perkembangan penting di pasar modal domestik. Arus tersebut juga berjalan ketika IHSG dan indeks obligasi sama-sama mencatat kenaikan.

Namun, kinerja setiap instrumen tetap menunjukkan dinamika masing-masing. Pasar saham mencatat net buy asing Rp1,19 triliun, sedangkan SBN mencatat net buy yang lebih besar, yakni Rp15,35 triliun.

Dana Kelolaan Reksa Dana Tetap Terjaga

Industri pengelolaan investasi juga mencatat perkembangan sepanjang Agustus. OJK mencatat Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp652,88 triliun per 31 Agustus 2026.

Nilai tersebut meningkat 0,05% secara month-to-month. Dengan demikian, nilai NAB masih menunjukkan pertumbuhan meskipun tipis.

Sementara itu, investor reksa dana mencatat net redemption sebesar Rp8,5 triliun secara bulanan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya arus keluar bersih dari produk reksa dana selama Agustus.

Di sisi lain, nilai NAB tetap berada di level Rp652,88 triliun pada akhir bulan. OJK pun menyebut kinerja industri pengelolaan investasi tetap terjaga baik.

Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,14 Juta

Pertumbuhan pasar modal juga terlihat dari jumlah investor. OJK mencatat penambahan 1,07 juta investor sepanjang Agustus 2026.

Setelah penambahan tersebut, jumlah investor pasar modal mencapai 31,14 juta hingga akhir Agustus. Jumlah itu tumbuh 52,9% secara year-to-date sejak awal 2026.

Hasan menyampaikan pertumbuhan tersebut dalam konferensi pers RDKB Agustus. Penambahan investor terjadi secara month-to-month selama Agustus.

"Penambahan investor tercatat sebanyak 1,07 juta di bulan Agustus 2026 secara month-to-month, sehingga total jumlah investor telah mencapai angka 31,14 juta atau telah tumbuh sebanyak 52,9% secara year-to-date," ungkapnya.

Pertumbuhan jumlah investor menjadi bagian lain dari perkembangan pasar modal domestik. Terlebih lagi, kenaikan jumlah investor berlangsung bersamaan dengan penguatan IHSG dan masuknya dana asing.

Pasar Modal Tunjukkan Sejumlah Sinyal Positif

Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia mencatat sejumlah perkembangan positif pada Agustus 2026. IHSG menguat 4,64%, sementara ICBI naik 2,23%.

Selain itu, investor asing mencatat net buy Rp1,19 triliun di pasar saham. Di pasar SBN, investor asing membukukan net buy sebesar Rp15,35 triliun.

Likuiditas pasar saham juga membaik dengan rata-rata bid-ask spread yang menyempit menjadi 1,17%. Kemudian, NAB reksa dana mencapai Rp652,88 triliun.

Pada saat yang sama, jumlah investor pasar modal bertambah 1,07 juta orang. Total investor pun mencapai 31,14 juta hingga akhir Agustus 2026.

Dengan perkembangan tersebut, OJK mencatat pasar modal domestik tetap menunjukkan ketahanan. Sementara itu, arus dana asing dan pertumbuhan jumlah investor menjadi faktor penting dalam dinamika pasar selama Agustus.

Kesimpulan

OJK mencatat pasar modal Indonesia tumbuh positif sepanjang Agustus 2026. IHSG menguat 4,64% ke level 6.525,48.

Investor asing juga mencatat net buy Rp1,19 triliun di pasar saham. Sementara itu, net buy investor asing di SBN mencapai Rp15,35 triliun.

Selain itu, ICBI menguat 2,23% ke level 410,04. Jumlah investor pasar modal juga bertambah 1,07 juta hingga mencapai 31,14 juta.

Pertumbuhan tersebut membuat jumlah investor naik 52,9% sejak awal tahun. Di sisi lain, NAB reksa dana tercatat Rp652,88 triliun pada akhir Agustus 2026.

0 Komentar Untuk "OJK Catat Pasar Modal Tumbuh Positif, Investor Asing Masuk Deras"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel